Catatan : Muharyadi
PADANG, SEMANGATNEWS.COM – Dimana ada kesempatan saat waktu senggang, disitulah Zardi Syahrir (58 th) mulai meorek-orek garis dalam menangkap obyek di hadapannya melalui tarikan garis garis indah hingga menghasilkan sketsa, ilutrasi dari apa yang dilihat dan diamatinya secara sungguh sungguh.
Beberapa waktu lalu pun saya juga pernah mengungkap istilah ini :
Sambia manyilam minum aia
Sambia badiang nasi masak

Ungkapan ini secara sederhana dapat dimaknai sebagai sesuatu pekerjaan yang dikerjakan sambil lalu, atau tidak mengurangi pekerjaan yang sedang dilakukan. Dan semua itu banyak dilakukan seseorang dalam kegiatan rutinitas, baik di kantor, di rumah atau dimana saja ia berada, ada-ada saja yang dihasilkan di luar rutinitas pekerjaan yang dilakukan se hari-hari.

Di Sumatera Barat terdapat sejumlah ilustrator yang saya kenal ; diantaranya Achyar Sikumbang, Armansyah Nizar (Mangkutak Raun Sabalik) keduanya almarhum, Hod. Simanjuntak, Amrianis, Syam Panyalai dan sejumlah nama lain dimana setiap tarikan garis garisnya sangat kuat, tajam, memikat, mempesona dalam ranah estetik. Semua itu adalah sebagai salah bentuk kekayaan seni rupa terutama ilustrasi di Sumatera Barat.
Banyak orang beranggapan bahwa, sumber informasi dan komunikasi secara visual hanya tertuju pada dunia fotografi semata yang mengandalkan teknologi digital ketimbang skill peformance manusia dengan kekayaan intelektualnya. Ini semua tentulah tak terbantahkan.

Memanfaatkan teknologi kamera yang kian canggih, tidaklah salah, karena ia juga sangat membantu merekam peristiwa penting berbagai obyek yang ada di muka bumi ini. Tetapi mengambarkan obyek-obyek tertentu bahkan sosok manusia melalui ilustrasi atau sketsa sebagai salah satu bagian karya seni rupa, merupakan simbol visual yang dikemukakan melalui garis-garis kepermukaan kertas atau kanvas merupakan hal menarik dilakukan.
Sejumlah ilustrasi hasil karya Zardi Syahrir yang pernah saya amati membuat saya tergilitik untuk membicarakannya. Betapa tidak karya-karyanya mengingatkan saya akan sejumlah nama-nama ilustrator besar di Tanah Air.

Tak berlebihan jika dunia sketsa, ilustrasi dan seni rupa secara umum di Sumatera Barat baik yang ada di daerah sendiri maupun di luar Sumatera Bafrat mampu menjadi salah satu etalase peta ilustrasi bagian dari seni rupa di tanah air dari banyak wilayah yang ada di Indonesia.
Secara teori sesuai dari banyak literatur menyebutkan, ilustrasi merupakan bentuk visual dari kalimat ataupun teks. Ilustrasi juga bertujuan memperjelas teks ataupun kalimat khususnya untuk anak-anak yang belum dapat membaca.

Menggambarkan adegan suatu cerita, maka gambar tersebut pada umumnya dapat menerangkan karakter atau keseluruhan isi cerita. Adanya ilustrasi juga berfungsi untuk menarik para pembaca agar tertarik untuk membaca. Dan banyak komentar-komentar yang bisa kita jadikan rujukan.
Soedarso SP menyebut ; pengertian ilustrasi menurut Soedarso adalah suatu seni lukis atau seni gambar yang diabadikan untuk kepentingan lain, yang dapat memberikan penjelasan atau mengiringi sebuah pengertian, umpamanya cerita pendek di suatu majalah.
Sementara Rohidi berpendapat pengertian ilustrsi berkaitan dengan seni rupa adalah penggambaran sesuatu melalui elemen rupa guna menerangkan, menjelaskan atau memperindah sebuah teks, supaya pembacanya dapat merasakan secara langsung melalui mata sendiri, kesan, dan sifat-sifat gerak dari cerita yang disajikan.
Dari keduanya kita dapat menyimpulkan ilustrasi setidaknya menjadi gambaran sesuatu elemen seni rupa terutama garis yang mampu menerangkan dan menjelaskan serta memperindah teks agar penikmat memiliki kesan dari apa yang di curahkan ilustrator melalui karya-karyanya.
Sama halnya dengan apa dikerjakan Zardi Syahrir, lelaki ulet dan energik ini, di sela-sela kesibukan sebagai pekerja keras, masih menyisakan waktu untuk menggambar atau melukis. Dia adalah sedikit dari teman atau sahabat terbaik saya yang tetap berkarya dan terus berkarya. Bahkan di penghujung masa dinasnya terakhir di Dinas Kebudayaan Sumbar Juni 2026 lalu sebagai ASN, masih saja bermain dengan garis garis dalam mewujudkan obyek obyek yang digarapnya.
Kita mengapresiasi ilustrasinya, tidak hanya memiliki garis-garis indah, tajam, lancar dan terstruktur dengan ketebalan dan ketipisannya, perspekti obyek, juga obyek-obyeknya sebagai bahasa utama karya menjadi sesuatu yang amat vital hingga menampilkan karakter Muhidi yang memikat dan mengipnotis mata.
Secara teori dari banyak literatur menyebutkan, ilustrasi merupakan bentuk visual dari kalimat ataupun teks. Ilustrasi juga bertujuan memperjelas teks ataupun kalimat khususnya untuk anak-anak yang belum dapat membaca.
Menggambarkan adegan suatu cerita, maka gambar tersebut umumnya dapat menerangkan karakter atau isi cerita. Adanya ilustrasi juga berfungsi untuk menarik para pembaca agar tertarik untuk membaca. Dan banyak komentar-komentar yang bisa kita jadikan rujukan.
Soedarso SP pernah menyebut, bahwa pengertian ilustrasi adalah suatu seni lukis atau seni gambar yang diabadikan untuk kepentingan lain, yang dapat memberikan penjelasan atau mengiringi sebuah pengertian, umpamanya cerita pendek di suatu majalah.
Kemudian pendapat Rohidi menyebut ilustrsi berkaitan dengan seni rupa adalah penggambaran sesuatu melalui elemen rupa guna menerangkan, menjelaskan atau memperindah sebuah teks, supaya pembacanya dapat merasakan secara langsung melalui mata sendiri, kesan, dan sifat-sifat gerak dari cerita yang disajikan.
Dari keduanya kita dapat menyimpulkan ilustrasi setidaknya menjadi gambaran sesuatu elemen seni rupa terutama garis yang mampu menerangkan dan menjelaskan serta memperindah teks agar penikmat memiliki kesan dari apa yang di curahkan ilustrator melalui karya-karyanya.
Dalam seni rupa di Sumatera Barat nama Zardi Syahrir yang pernah mengenyam pendidikan di jurusan seni lukis SMSR Negeri Padang angkatan 1986-1988 bukanlah orang baru. Karena tidak hanya untuk berpameran membuat ilustrasi, sketsa dan melukis baginya adalah suatu rutinitas di luar waktu serius bekerja sebagai Abdi Negara.
Yang lahir kemudian baik obyek langsung yang ada di hadapan maupun imajinatif adalah karya yang tidak hanya sebatas gambar biasa dan apa adanya, tetapi juga mampu membuat publik berwisata mata dengan keindahan rekreasi garis-garisnya yang lincah, tajam, tetapi juga mampu mensugesti beragam bentuk yang diangkat kepermukaan.
Penghayatan akan suatu peristiwa atau aktivitas tertentu dapat berlangsung di lokasi maupun di luar lokasi melalui aktualitas dan emosional refleksi pencipta. Artinya rekaman peristiwa dirasakan berdekatan dari yang sesungguhnya.
Hal itu pulalah yang dilakukan Zardi dalam rutinitasnya berkarya di luar pekerjaan rutin yang dilakukannya sejak lebih 3 dekade silam. Lihat sejumlah ssketsa/ilustrasinya mengambil obyek tokoh nasional, regional bahkan lokal.
Dalam catatan yang ada disebutkan, ilustrasi merupakan bentuk visual dari kalimat ataupun teks. Ilustrasi juga bertujuan memperjelas teks ataupun kalimat khususnya untuk anak-anak yang belum dapat membaca.
Menggambarkan adegan suatu cerita, maka gambar tersebut umumnya dapat menerangkan karakter atau keseluruhan isi cerita. Ilustrasi juga berfungsi untuk menarik para pembaca agar tertarik untuk membaca.
Zardi Syahrir, Mantan Birokrat dan Seniman, kini mangkal di PMI Sumbar. (*)

