Pj Gubernur : Sumbar Masuk Penilaian Daerah Terendah Dalam Kebiasaan Disiplin Prokes dan Pelaksanaan Vaksin

by -
Pj Gubernur Sumbar Dr. Hamdani pimpin Apel pagi pejabat dan ASN dilingkungan pemprov Sumbar di halaman kantor gubernur, Senin (22/2/2021)

SEMANGATNEWS.COM – Hasil penilaian pemerintah pusat, penanganan covid 19 di Sumatera Barat saat masih belum maksimal terutama adanya kekurangan kepedulian masyarakat berkaitan berpakaian protokol kesehatan (pakai masker dan jaga jarak) masuk 5 provinsi terendah. Dan juga berkaitan pelaksanaan vaksinasi, proses akhir pelaksanan belum mencapai target, sehingga kita masuk daerah penilaian 10 provinsi terendah.

Hal ini disampaikan Pejabat (Pj) Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Dr.Hamdani dalam acara apel pagi dengan pejabat tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas dilingkungan pemprov Sumbar dihalaman kantor gubernur, Senin (22/2/2021).

Pj Gubernur lebih lanjut menyampaikan kondisi ini akan kita tindak lanjuti dengan melalukan rapat koordinasi dengan pemkab/ko se Sumatera Barat secara virtual baik dalam pelaksanaan pencapai target vaksin dan sasaran dan kondisi kebiasaan baru masyarakat terhadap disiplin Protokol Kesehatan.

“Kita berharap pemkab/ko yang belum melaksanakan vaksin agar segera melakukannya dengan sebaik mungkin. Tentu ini bagian dari sosialisasi kepada masyarakat bahwanya pemberian vaksin itu aman dan nyaman sebagai upaya menumbuhkan imun tubuh terhadap wabah covid 19,” himbaunya.

Pj Gubernur Sumbar yang dilantik hari Kamis lalu, telah langsung melakukan kegiatan pada malam harinya pertemuan silaturrahmi dengan kalangan wartawan Sumbar di Istana Gubernuran tanggal 18 Februari 2021.

“Apel pagi ini merupakan pertemuan awal dengan pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemprov Sumbar. Mohon dukungan dan kerjasamanya dalam menyukseskan penyelenggaraan pemerintah daerah selama bertugas sebagai Pj Gubernur sampai dilantikan Gubernur dan wakil gubernur terpilih,” ajaknya.

Ada tugas yang akan emban selama menjabat Pj. Gubernur antara lain,
1. Memastikan proses pilkada serentak berjalan baik dan aman
2. Pada tanggal 26 Februasi 2021 melakukan pelantikan 11 Bupati dan walikota se Sumbar pada pilkada serentak tahun 2020.
3. Sambil menunggu Keputusan Presiden untuk pelantikan gubernur terpilih yang saat ini masih dalam proses sidang paripurna di DPRD Sunbar
4. Memastikan baik dan terkendalinya Penanganan covid 19 dan pelaksanaan vaksin di Sumbar
5. Hasil evaluasi bulan Maret penyerapan ABPD Sumbar agar diakselarasikan pencairan Anggaran secepatnya diselesaikan.

” Kepala OPD sebagai KPA agar segera melakukahlah kegiatan yang telah direncanakan. Karena bergeraknya APBD tentu akan mendorong bangkitnya aktifitas ekonomi masyarakat berjalan baik,” ujarnya.

Hamdani juga harapkan ASN dan pejabat dilingkungan pemprov Sumbar selalu menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah yang kondusif menjelang pelantikan gubernur terpilih.

“Penyelenggaraan pemerintahan daerah mesti tetap berjalan tidak boleh terjadi statnan pada roda penyelenggaraan pemerintah daerah. Dan apel pagi cukup membanggakan kita, semoga dedikasi dan loyalitas kepada pimpinan terus menjadi kepribadian sehari-hari ASN di Sumatera Barat,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.