SEMANGATNEWS.COM – Pameran seni rupa menampilkan puluhan karya berupa seni murni dan seni terapan perupa Bengkulu di berendo kota Bengkulu yang berlangsung sejak 29 sd 31 Maret 2021 kemarin berlangsung sukses dan meriah. Pameran ini termasuk pameran besar yang pernah di gelar Penyelenggara Divisi Seni Rupa Dewan Kesenian Kota Bengkulu – DKKB sekaitan Hari jadi Kota Bengkulu ke – 302.
Yang menarik, pameran menampilkan 27 seniman seni murni dan 4 seniman terapan Bengkulu ini bukan di gelar di ruang pameran Taman Budaya Propinsi, Jalan Padang Harapan sebagaimana selama ini lazim dilakukan, tetapi justru digelar di alun-alun Berendo Masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu, yang mendapat perhatian luas publik dan anak-anak muda terutama kalangan mahasiswa dan pelajar kota Bengkulu di tengah-tengah kondisi covid.19.
Menurut Ketua Dewan Kesenian Kota Bengkulu (DKKB), Ajalon Tarmizi, di sela-sela kegiatan pameran kepada wartawan menyebutkan, pameran ini dimaksudkan menyatukan para seniman seni rupa dan terapan dalam satu wadah Devisi Seni Rupa Dewan Kesenian Kota Bengkulu (DKKB) dalam gelar karya bersama sekaligus mengangkat karya para perupa permukaan untuk dinikmati publik.
Disebutkan, pameran yang didukung Pemko Bengkulu ini sekaligus juga menjadi ajang formulasi mengangkat kesenian daerah berbasis budaya lokal juga menjadi ruang apresiasi bersama baik bagi masyarakat, mahasiswa dan para siswa yang berkunjung ke lokasi selama pameran berlangsung, ujar Ajalon Tarmizi.
Salah seorang peserta pameran dari kelompok seni murni, Jhon Hendri, juga menyatakan kegembiraannya atas kegiatan pameran ini, karena karya-karya yang tampil bukan hanya dapat dilihat dari aspek visual dan keindahan semata, tetapi juga isian karya-karya yang penuh dinamika nuansa budaya lokal.
Hal ini juga sekaligus menandakan teman-teman perupa Bengkulu tetap memiliki semangat berkarya dan memiliki sinergitas yang cukup kuat terhadap gejala, peristiwa dan dinamika kebudayaan yang ada di daerahnya, ujar Jhon Hendri lagi.
Diantara peserta pameran terdapat nama Ahmad Sarjoni, Rommi Roestam, Lismijawati, Eky Rendra, Ananda Solekhah. Erni Vransiska, Diandra Rifki Rahmayana, Rizki Satria dan sejumlah nama lain. (FR)
