Ahli Minta Masyarakat Niatkan Vaksinasi di Bulan Ramadhan Sebagai Ibadah

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Sebentar lagi umat muslim di Indonesia akan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Ini adalah puasa kedua di masa pandemi yang telah mengubah perilaku masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari termasuk dalam beribadah di bulan suci. Terlebih lagi di bulan Ramadhan kali ini pemerintah masih melanjutkan program vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik dan golongan masyarakat lanjut usia. Fatwa MUI mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa Ramadhan.

Baca Juga:  TERNYATA "BIPANG" MAKANAN KESUKAAN JUBIR FADJROEL RAHMAN SEJAK KECIL

dr. Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, PhD, FISQua Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menyampaikan bahwa vaksinasi merupakan usaha bersama. “Vaksinasi ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk menangani COVID-19, saya mengajak masyarakat semua agar vaksinasi ini diniatkan dengan baik semoga mendapat berkah dari Allah SWT, sehingga akhirnya membantu mengatasi pandemi,” terang dr. Tonang, Senin (12/4).

Baca Juga:  Wabup Pessel Rudi Hariyansyah, Buka Gerakan Pasar Murah Bagi Tenaga Honor

Secara prinsip masyarakat tidak perlu ragu vaksinasi COVID-19 di siang hari saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. “Yang terpenting kita harus yakin bahwa kondisi kita harus fit. Kalau nanti saat puasa sudah waktunya mendapat vaksinasi, istirahat yang cukup dan jangan lupa sahur,” himbau dr. Tonang.

Tidak hanya bagi masyarakat yang sehat, bagi masyarakat yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) juga masih bisa melakukan vaksinasi COVID-19. “Bagi yang memiliki komorbid seperti diabetes, sebetulnya sebelum ada vaksinasi sudah ada petunjuk bagaimana menjalankan puasa sebagai seorang pasien diabetes. Petunjuk itu yang harus dijalani, prinsipnya tidak perlu takut untuk divaksinasi, kalau ragu berkonsultasilah dengan dokter saat tiba waktunya divaksinasi,” ujar dr. Tonang.