Jakarta, Semangatnews.com – Aktris sekaligus presenter Faby Marcelia akhirnya menunaikan ibadah umrah di awal tahun 2026 setelah menyimpan niat tersebut sejak akhir 2023. Niat yang telah lama tertunda itu lahir ketika ia tengah melalui fase hidup yang penuh tantangan.
Keinginan umrah ini muncul tak lama setelah Faby resmi berpisah dari pasangan hidupnya. Ia mengaku ingin mencari ketenangan dan kesempatan untuk mencurahkan unek-unek kepada Sang Pencipta setelah masa sulit tersebut.
Namun, niatnya itu sempat berkali-kali tertunda karena padatnya jadwal kerja dan kesibukan profesional sebagai artis yang juga menjadi tulang punggung keluarga. Faby adalah seorang ibu dari dua anak yang harus tetap produktif demi masa depan keluarganya.
Pada awal 2026 ia akhirnya mantap berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah umrah, sebuah momen yang ia sambut dengan sangat emosional sejak awal perjalanan. Saat pertama kali melihat Ka’bah secara langsung, ia tak kuasa menahan air mata.
“Vibes-nya benar-benar berbeda. Kita langsung lihat Ka’bah, berdoa, dan aku benar-benar nangis di sana,” tutur Faby saat berbagi pengalaman dengan media di Jakarta.
Bukan sekadar perjalanan fisik, bagi Faby, umrah ini adalah perjalanan batin yang mendalam. Ia berdoa bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk anak-anaknya agar diberikan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran rezeki dalam kehidupannya.
Sebelum berangkat, Faby mengaku sempat diliputi rasa takut dan overthinking. Ia bahkan sempat mendengar kisah-kisah yang membuatnya cemas tentang pengalaman jemaah lain di Tanah Suci. Meski demikian, ia memilih untuk berserah dan pasrah kepada Allah.
Beruntungnya, selama menjalani ibadah umrah, Faby tidak merasakan kelelahan yang berarti. Ia mengatakan tubuhnya sehat walafiat, tanpa gangguan fisik yang berarti meski melakukan rangkaian ibadah yang padat.
Selama berada di Tanah Suci, Faby merasa jauh lebih tenang dibanding saat berada di Jakarta. Ia fokus sepenuhnya pada ibadah tanpa distraksi kehidupan duniawi, mulai dari salat, dzikir, hingga mengikuti azan setiap waktu.
Ia juga menceritakan perbedaan suasana di kota Makkah dan Madinah yang menurutnya memberikan pengalaman spiritual berbeda namun sama-sama khusyuk dan menenangkan.
Setibanya di Tanah Air, Faby memutuskan untuk mengenakan hijab selama 40 hari sebagai bentuk komitmen baru dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadahnya setelah umrah. Keputusan ini juga ia pandang sebagai simbol refleksi dan pembaruan hidup.(*)

