Akses Masuk Kota Bukittinggi Ditutup, Jam Gadang Diselimuti Kain Putih

oleh -
am Gadang Bukittinggi ditutup dengan kain putih menjelang pergantian tahun 2020 -2021

SEMANGATNEWS.COM – Untuk yang ingin berlibur dan merayaan tahun baru di Bukittingi, terutama yang dari luar kota, harap mengurungkan niatnya ke Bukittinggi terutama di areal Jam Gadang. Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi memperpanjang durasi penutupan objek wisata berbayar serta areal Jam Gadang.

Masa penutupan disesuaikan dengan Edaran Gubernur Sumbar dari 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Sebelumnya, sesuai Surat Edaran Wali Kota Bukittinggi Nomor: 556/460/disparpora/XII-2020 tertanggal 28 Desember 2020, penutupan objek wisata sementara hanya berlangsung dua hari mulai 31 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021.

Baca Juga:  Konser Tribute to Elly Kasim Lahirkan Gagasan Museum, Pemda Agam Siap Mendukung

Penutupan tempat wisata tidak hanya di areal Jam Gadang, tetapi juga tempat wisata berbayar lainya seperti Taman Panorama Lubang Jepang, Taman Marga satwa dan Budaya Kinantan serta Benteng Ford de Kock.

“Meskipun Bukittinggi masuk zona kuning, upaya masif pencegahan penyebaran Covid-19, terutama di malam tahun baru tetap menjadi fokus. Upaya antisipasi telah diambil sejumlah kebijakan, dan kali ini objek wisata berbayar ditutup sejak 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021,” kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Baca Juga:  Siapakah Yang Bertanggung Jawab? Tanah Negara Disulap Untuk Warung

Dijelaskan juga bahwa mulai 31 Desember pukul 16.00 WIB, jalan atau akses masuk Kota Bukittinggi juga ditutup, kecuali bagi masyarakat yang menuju rumah sakit. Untuk tamu hotel, juga akan dijemput ke posko oleh petugas hotel.

Sedangkan untuk restoran dan kafe juga sudah ditutup mulai pukul 21.00 WIB. Lapangan Kantin pun dikosongkan dari kegiatan apapun, kecuali pedagang kaki lima.

No More Posts Available.

No more pages to load.