Anak Buruh Angkat Mahyeldi Tinggalkan Padang Menuju Gubernuran

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Keluarnya putusan Sela Mahkamah Konstitusi- MK tanggal 16 Februari memperkokoh kemenangan Mahyeldi-Audy sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih Sumbar periode 2020-2025.

Mahyeldi yang masih Walikota Padang periode kedua itu hanya tinggal menunggu proses pelantikan yang diperkirakan pertengahan bulan Maret 2021.

Dengan demikian setelah pelantikan nanti Mahyeldi akan pindah kantor dari Aie Pacah ke rumah bagonjong, Jalan Sudirman 51 Padang.

Baca Juga:  Doni Rahmat Samulo : Perlu Kegigihan Dalam Menggaet Dana Pusat

Tidak hanya kantor, melainkan juga pindah rumah dari rumah dinas Walikota Padang Jalan A Yani 11 ke gubernuran jalan Sudirman. Gubernuran dan kantor gubernur persis berhadapan di jalan protokol Sudirman itu.

Mahyeldi Ansharullah lahir di Bukittinggi, 25 Desember 1966. Ia menjalani masa kecilnya di Bukittinggi. Mahyeldi adalah anak sulung dari tujuh bersaudara.
Ia lahir dari keluarga sederhana dengan seorang ayah yang bekerja sebagai buruh angkat, Mahyeldi harus bekerja keras untuk membantu keluarga mendapatkan uang. Sejak masih duduk di bangku kelas tiga SD, sudah terbiasa bergelut dengan mulai dari menjajakan kue, menjual ikan, hingga berjualan koran.

Baca Juga:  Kian Hari Bertambah Covid-19 di Tanah Datar Hari Ini Terkonfirmasi Positif Lima Orang

Saat masih duduk di bangku SMP Mahyeldi rutin menghadiri kegiatan pembinaan keislaman di lingkungan tempat tinggalnya. Hal tersebut masih berlanjut ketika bersekolah di SMA Negeri 1 Bukittinggi.

Dari sana ia mulai mengenal aktivis tarbiyah Hidayat Nur Wahid dan Irwan Prayitno. Selama kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Andalas, ia ikut menggerakan kegiatan dakwah kampus. Aktivitasnya di lingkaran tarbiyah mengantarnya bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera.