Padang Panjang, Semangatnews.com – Cuaca ekstrem kembali melanda Kota Padang Panjang dan menyebabkan sebuah papan reklame berukuran besar di depan Masjid Taqwa Muhammadiyah hampir tumbang, Senin (24/11). Reklame tersebut terlihat miring hingga lebih dari 30 derajat, menimbulkan kekhawatiran bagi warga dan pengguna jalan yang melintas.
Melihat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, langsung turun ke lokasi. Ia didampingi tim BPBD Kesbangpol, Satpol PP Damkar, serta sejumlah warga sekitar yang turut membantu proses pengamanan awal.
Setibanya di area kejadian, Wako Hendri segera menginstruksikan pembongkaran terukur terhadap konstruksi reklame tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan cepat perlu dilakukan untuk menghindari risiko tumbang yang dapat menyebabkan kecelakaan.
Tim BPBD segera memasang garis batas pengamanan dan memulai pemotongan bagian tiang yang sudah mengalami kerusakan. Proses pembersihan sisa material dilakukan secara bertahap untuk memastikan jalur lalu lintas tetap aman.
Di sisi lain, tim Kesbangpol melakukan pendataan administratif terkait kepemilikan reklame dan legalitas pemasangannya. Data tersebut akan digunakan untuk proses tindak lanjut dan evaluasi terhadap pemasangan reklame di kawasan padat lalu lintas.
Wako Hendri menegaskan bahwa keselamatan publik harus diprioritaskan terutama pada situasi cuaca yang berubah ekstrem seperti saat ini. Ia menyebut bahwa tidak ada ruang untuk menunda tindakan ketika potensi bahaya sudah tampak nyata.
BMKG melaporkan bahwa kecepatan angin pada hari itu mencapai 45–55 km/jam, termasuk kategori angin kencang yang rawan menimbulkan kerusakan pada struktur tinggi. Kawasan Simpang Muhammadiyah pun diketahui menjadi salah satu titik yang rawan turbulensi angin.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama puncak musim hujan. Ia meminta warga segera melapor kepada pemerintah jika menemukan pohon besar, bangunan, atau papan reklame yang terlihat tidak stabil.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah insiden yang tidak diinginkan. Ia menekankan bahwa partisipasi aktif warga sangat membantu dalam mempercepat identifikasi potensi bahaya di lingkungan mereka.
Aksi cepat Pemko Padang Panjang mendapatkan apresiasi dari warga setempat yang turut menyaksikan proses pembongkaran. Mereka merasa lega karena penanganan dilakukan sebelum terjadi hal yang membahayakan keselamatan publik.(eti)
