Asing Serbu Saham Tambang, IHSG Melesat Tajam di Tengah Optimisme Pasar

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencuri perhatian setelah ditutup menguat signifikan dalam perdagangan terbaru. Lonjakan ini terjadi di tengah aksi beli investor asing yang terfokus pada sektor tambang.

IHSG tercatat melonjak hingga sekitar 2,75 persen dan bertengger di level 7.300-an. Penguatan ini menunjukkan adanya sentimen positif yang kuat di pasar saham domestik.

Aksi beli investor asing menjadi salah satu pendorong utama kenaikan tersebut. Tercatat, asing membukukan net buy lebih dari Rp100 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham sektor pertambangan menjadi target utama akumulasi. Emiten seperti Adaro Andalan Indonesia (AADI), Bukit Asam (PTBA), hingga Bumi Resources (BUMI) ramai diborong oleh investor global.

Di antara saham tersebut, AADI mencatat pembelian asing terbesar dengan nilai ratusan miliar rupiah. Kinerja saham ini pun ikut terdongkrak signifikan dalam satu hari perdagangan.

Selain itu, saham-saham berbasis energi dan komoditas dinilai diuntungkan oleh dinamika global. Ketegangan geopolitik serta prospek harga energi menjadi faktor yang mendorong minat investor asing.

Volume transaksi di Bursa Efek Indonesia juga terbilang tinggi. Nilai perdagangan mencapai lebih dari Rp25 triliun dengan puluhan miliar saham berpindah tangan.

Penguatan IHSG tidak hanya didorong sektor tambang, namun juga sektor lain seperti otomotif dan telekomunikasi. Meski begitu, sektor energi tetap menjadi motor utama penggerak indeks.

Analis menilai arus dana asing ini menunjukkan kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia. Terlebih, stabilitas makroekonomi dinilai masih terjaga di tengah tekanan global.

Namun demikian, sebagian investor asing juga masih melakukan aksi jual pada saham perbankan besar. Hal ini mencerminkan strategi selektif dalam memilih sektor yang dianggap paling potensial.

Ke depan, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh arus modal asing dan perkembangan harga komoditas dunia. Sektor tambang berpeluang tetap menjadi primadona dalam waktu dekat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.