Azyanu Batik Zulmi Aryani, Semarang-Jawa Tengah Terobosan Baru Ciptakan “Motif Batik 1000 Rumah Gadang” di Negeri Sendiri

oleh -
sanggar Azyanu Batik ciptakan batik 1000 rumah gadang, Muara Labuah, Solok Selatan, Zulmi Aryani (48 th) di Muara Labuah, Solok Selatan

SEMANGATNEWS.COM –  Tergerak hati untuk lebih mempopulerkan seni batik berbasis budaya lokal Minangkabau dengan motif-motif batik “1000 rumah gadang” Muara Labuah, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sebagai salah satu warisan dunia versi Unesco dan cuma ada di Indonesia, “Azyanu Batik”,  Semarang (Jawa Tengah) kini membuat terobosan baru dengan mendirikan sanggar baru di Muara Labuah tepatnya di Sungai Lundang, Nagari Pasir Talang, Sungai Pagu, Solok Selatan Sumatera Barat.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMKN 4 (SSRI/SMSR) Padang Ikuti UKK dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Terobosan ini dimaksudkan agar motif batik 1000 rumah gadang lebih populer di negeri sendiri di  tengah-tengah perkembangan batik nasional yang telah mendunia sebagai salah satu kekayaan budaya minang dengan nagari 1000 Rumah Gadang.

Hal itu dikemukakan pimpinan sanggar Azyanu Batik batik 1000 rumah gadang, Muara Labuah, Solok Selatan, Zulmi Aryani (48 th) kepada Semangatnews.com, di Muara Labuah, Solok Selatan, Sabtu (10/04/21).

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Banjir Sungai Kunyit, Bupati Khairunas Siapkan Langkah Penanganan.

Menurut Zulmi Aryani, sejak seminggu lalu ia pulang ke kampung halamannya Muara Labuah, Kabupatena Solok, Sumatera Barat tepatnya di Sungai Lundang, Nagari Pasir Talang, Sungai Pagu, Solok Selatan dari Semarang (Jawa tengah) guna memboyong sebagian besar karya-karya terbaik batik ciptaannya untuk di pajang/gelar di sanggar barunya di Muara Labuah, sekaligus memperkenalkan icon 1000 rumah gadang kepada publik berdampingan dengan sanggar baru di kampung halamannya sendiri.

Baca Juga:  TP PKK Solsel Dihimbau Tingkatkan Etos Kerja di Era New Normal.
Zulmi Aryani membuat motif batik rumah gadang dan membuka Sanggarnya di negeri sendiri, Muaro Labuh, Solok Selatan