Banjir Bandang Landa Kota Safi Maroko, Puluhan Nyawa Melayang dan Kota Lumpuh

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Banjir bandang dahsyat menerjang Kota Safi, Maroko, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dalam waktu singkat. Bencana ini menyebabkan sedikitnya 37 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Air bah datang secara tiba-tiba dan meluap dari sungai yang melintasi kawasan permukiman padat. Arus deras menyeret kendaraan, merusak rumah warga, serta menghancurkan fasilitas umum di sejumlah titik kota.

Warga setempat menggambarkan situasi mencekam saat banjir menerjang. Banyak penduduk tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga karena air naik dengan sangat cepat, terutama pada malam hari.

Tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban yang terjebak. Proses pencarian dilakukan dengan peralatan terbatas di tengah kondisi medan yang sulit akibat lumpur dan puing bangunan.

Pihak berwenang menyatakan sebagian besar korban meninggal ditemukan di kawasan permukiman rendah yang rawan genangan. Beberapa korban juga dilaporkan terseret arus saat mencoba menyelamatkan diri.

Selain korban jiwa, banjir bandang ini menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Jalan utama terputus, jaringan listrik terganggu, dan pasokan air bersih mengalami kendala di sejumlah wilayah.

Pemerintah Maroko menetapkan status darurat di Kota Safi untuk mempercepat penanganan bencana. Bantuan logistik, makanan, serta layanan kesehatan darurat mulai disalurkan kepada warga terdampak.

Rumah sakit setempat dilaporkan kewalahan menangani korban luka. Tenaga medis tambahan didatangkan untuk memastikan semua korban mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

Cuaca ekstrem disebut sebagai pemicu utama bencana ini. Curah hujan tinggi dalam waktu singkat membuat sistem drainase tidak mampu menampung volume air yang besar.

Para ahli iklim kembali mengingatkan bahwa perubahan cuaca ekstrem semakin sering terjadi. Wilayah yang sebelumnya jarang terdampak banjir kini menjadi lebih rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

Pemerintah pusat berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lingkungan dan sistem peringatan dini. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko korban jiwa di masa mendatang.

Tragedi banjir bandang di Safi meninggalkan duka mendalam bagi Maroko. Di tengah upaya pemulihan, masyarakat berharap bantuan dan perhatian berkelanjutan agar kota tersebut dapat bangkit dari bencana yang menghancurkan ini.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.