Jakarta, Semangatnews.com – Penyanyi Raisa akhirnya angkat bicara setelah kabar pernikahannya dengan aktor Hamish Daud resmi berakhir. Pernyataan tersebut disampaikan Raisa dengan nada tenang, namun sarat emosi, menyusul perhatian publik yang begitu besar terhadap kehidupan pribadinya.
Raisa mengakui perpisahan tersebut bukan keputusan yang mudah. Ia menyebut perjalanan rumah tangganya sebagai proses panjang yang penuh pembelajaran, baik tentang cinta, kompromi, maupun penerimaan terhadap perubahan hidup.
Dalam keterangannya, Raisa menegaskan bahwa keputusan berpisah diambil secara dewasa dan melalui pertimbangan matang. Ia dan Hamish sepakat untuk menempuh jalan masing-masing demi kebaikan bersama.
Raisa juga meminta publik untuk menghormati privasi mereka, terutama demi ketenangan keluarga dan orang-orang terdekat. Ia menegaskan tidak ingin polemik berlarut-larut mengiringi fase baru dalam hidupnya.
Sebagai figur publik, Raisa menyadari bahwa kehidupannya tak lepas dari sorotan. Namun ia berharap masyarakat dapat melihat perpisahan tersebut sebagai bagian dari dinamika kehidupan, bukan sebagai kegagalan semata.
Penyanyi yang dikenal lewat lagu-lagu bertema cinta itu mengaku tetap bersyukur atas perjalanan yang telah dilalui. Ia menyebut banyak kenangan indah dan pelajaran berharga yang akan selalu menjadi bagian dari hidupnya.
Raisa juga menekankan bahwa hubungannya dengan Hamish tetap dilandasi rasa saling menghormati. Keduanya berkomitmen menjaga komunikasi yang baik meski tidak lagi bersama sebagai pasangan suami istri.
Di tengah situasi emosional tersebut, Raisa memilih fokus pada pemulihan diri dan keluarga. Ia mengaku ingin memberi ruang bagi dirinya untuk beradaptasi dengan perubahan besar ini.
Dukungan dari penggemar dan rekan sesama artis disebut menjadi kekuatan tersendiri bagi Raisa. Ia mengapresiasi doa dan pesan positif yang mengalir sejak kabar perpisahan itu mencuat ke publik.
Raisa juga memastikan bahwa karier bermusiknya tetap berjalan. Ia bahkan mengisyaratkan bahwa pengalaman pribadi ini akan menjadi sumber inspirasi dalam karya-karya mendatang.
Perpisahan ini menjadi pengingat bahwa kehidupan rumah tangga, termasuk milik figur publik, tak selalu berjalan sesuai harapan. Setiap keputusan besar membawa konsekuensi emosional yang harus dihadapi dengan ketegaran.
Dengan sikap terbuka namun tetap menjaga batas privasi, Raisa menutup pernyataannya dengan harapan akan masa depan yang lebih baik. Ia memilih melangkah maju dengan hati yang lebih kuat dan penuh keikhlasan.(*)
