Bisnis Sampah Jadi Mesin Baru TBS Energi, Dominasi Batu Bara Mulai Tergeser

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Transformasi bisnis tengah dilakukan oleh PT TBS Energi Utama Tbk dengan mengalihkan fokus dari batu bara menuju sektor energi bersih dan pengelolaan limbah. Langkah ini mulai menunjukkan hasil, di mana bisnis pengelolaan sampah kini menjadi salah satu kontributor utama pendapatan perusahaan.

Perusahaan yang memiliki kode saham TOBA tersebut dalam beberapa tahun terakhir memang menjalankan strategi transisi energi. Upaya ini dilakukan dengan memperluas portofolio usaha ke sektor pengelolaan limbah dan energi terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada batu bara.

Transformasi tersebut terlihat dari komposisi pendapatan perusahaan yang berubah signifikan. Pada 2025, sektor pengelolaan limbah menyumbang sekitar 41 persen dari total pendapatan perseroan, sehingga mulai menggeser dominasi bisnis batu bara yang selama ini menjadi tulang punggung perusahaan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjadi pemain besar dalam industri energi hijau di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, perusahaan juga ingin memanfaatkan peluang bisnis baru di sektor pengelolaan limbah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

Seiring dengan perubahan strategi tersebut, TBS Energi memperluas lini bisnisnya melalui pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi atau waste-to-energy. Model bisnis ini memungkinkan limbah diolah menjadi listrik atau sumber energi lain yang bernilai ekonomis.

Perusahaan juga aktif melakukan ekspansi melalui akuisisi sejumlah perusahaan pengelolaan limbah. Salah satu langkah penting adalah pengambilalihan perusahaan pengelola limbah di Singapura yang menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi regional.

Selain itu, TBS Energi telah menyiapkan investasi besar untuk memperkuat sektor pengelolaan limbah dan energi bersih. Perusahaan bahkan menyiapkan dana miliaran rupiah untuk membangun infrastruktur daur ulang serta proyek pengolahan sampah di berbagai negara Asia Tenggara.

Transformasi ini juga didorong oleh tren global yang semakin mengarah pada energi rendah karbon. Banyak perusahaan energi kini mulai mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan beralih ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Dalam jangka panjang, kontribusi batu bara terhadap bisnis perusahaan diproyeksikan akan terus menurun. Sebaliknya, sektor pengelolaan limbah dan energi terbarukan diperkirakan akan menjadi pilar utama pertumbuhan perusahaan.

Proyeksi tersebut menunjukkan perubahan besar dalam struktur bisnis perusahaan. Jika sebelumnya batu bara menyumbang sebagian besar pendapatan, kini sektor hijau diperkirakan akan mendominasi dalam beberapa tahun mendatang.

Langkah strategis ini juga dinilai sebagai upaya perusahaan untuk memastikan keberlanjutan bisnis di tengah tekanan global terhadap industri batu bara. Dengan memanfaatkan peluang di sektor energi bersih dan pengelolaan limbah, TBS Energi berharap dapat menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan.

Transformasi tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana perusahaan energi di Indonesia mulai beradaptasi dengan perubahan arah industri global menuju ekonomi hijau dan energi yang lebih ramah lingkungan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.