Jakarta, Semangatnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa bumi dan tsunami selama periode mudik Lebaran 2026.
Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam catatannya, BMKG mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah kejadian gempa dan tsunami yang pernah terjadi bertepatan dengan periode libur panjang, termasuk saat arus mudik Lebaran.
Beberapa peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di kawasan rawan bencana geologi karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia.
BMKG menyebutkan setidaknya ada enam kejadian gempa dan tsunami besar yang pernah terjadi saat periode mudik, yang menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat.
Peristiwa tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga kawasan timur Indonesia yang memiliki tingkat aktivitas seismik tinggi.
Selain ancaman gempa, BMKG juga mengingatkan potensi bencana ikutan seperti tsunami, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir.
Dalam kondisi tersebut, masyarakat diminta untuk selalu memahami jalur evakuasi dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG.
Tidak hanya itu, BMKG juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan, termasuk mengenali tanda-tanda gempa dan segera mencari tempat aman jika terjadi guncangan.
Selama periode 17 hingga 23 Maret 2026, BMKG juga memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem seperti hujan dan angin kencang yang dapat memperparah risiko perjalanan mudik.
Dengan meningkatnya potensi risiko bencana, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan resmi guna menjaga keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran.(*)

