NIAS SELATAN, SEMANGATNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Nias Selatan resmi menggelar kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Nias Selatan, Jl. Arah Sorake Km. 5. Agenda strategis ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (28 September – 1 Oktober 2026), dengan melibatkan sebanyak 550 ASN di lingkungan pemerintah setempat.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah konkret untuk memetakan kompetensi pegawai guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional. Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menegaskan bahwa profiling ini merupakan mandat langsung dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Regulasi tersebut mewajibkan penguatan sistem merit demi melahirkan aparatur berkinerja tinggi yang menginternalisasi nilai dasar BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
“ASN hari ini tidak lagi sebatas pelaksana administrasi, melainkan sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan,” ujar Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia dalam arahannya.
Bupati Sokhiatulo Laia menambahkan bahwa profiling ini memiliki nilai yang sangat strategis. Prosesnya tidak sekadar mengumpulkan data normatif pegawai, melainkan menjadi instrumen penting untuk mengenali secara objektif kompetensi, potensi, kinerja, hingga kebutuhan pengembangan karier setiap ASN.
Langkah taktis Pemkab Nias Selatan ini juga merujuk pada regulasi turunan lainnya, yaitu PP Nomor 11 Tahun 2017 jo. PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, serta PermenPAN-RB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN.
Seluruh regulasi tersebut mengamanatkan penerapan sistem merit yang objektif, terencana, terbuka, akuntabel, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).Ke depan, data yang diperoleh dari hasil profiling ini akan diproyeksikan untuk beberapa sasaran utama, antara lain:
1. Memetakan kompetensi dan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan pegawai.
2. Menyusun perencanaan karier yang terstruktur.
3. Menempatkan pegawai sesuai bidang keahliannya (the right man on the right place).
4. Meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh bagi masyarakat Nias Selatan.
Bupati Sokhiatulo Laia mengimbau seluruh ASN peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Ia juga berpesan kepada panitia penyelenggara dan Tim Kantor Regional (Kanreg) VI BKN Medan agar menjalankan proses penilaian secara profesional, objektif, serta tetap menjaga kerahasiaan data peserta.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Tim Kanreg VI BKN Medan, serta ratusan ASN peserta profiling. (Key)

