Bupati Pessel Resmikan Tiga Gedung Baru, Senilai Rp 19, 1 Milyar

oleh -

Bupati Pessel Resmikan Tiga Gedung Baru, Senilai Rp 19, 1 Milyar

SEMANGATNEWS.COM- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, SH, MH, meresmikan tiga gedung baru milik pemerintah setempat, secara maraton, Senin (15/2).

Ketiga gedung baru tersebut adalah gedung Perpustakaan Umum Daerah dibangun melalui Dana Alokasi Umum (DAK) bidang pendidikan sub bidang Perpustakaan 2020 dengan pagu anggaran Rp 10 Milyar, kemudian Gedung Paru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr..Muhammad Zein Painan, dibangun dengan anggaran Rp 6,7 milyar dan gedung rawat inap Puskesmas Asam Kumbang Kecamatan Ampek Nagari Bayang Utara, dibangun dengan Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 2,4 milyar.

Baca Juga:  Tapan Langganan Banjir, Bupati Pessel Minta PSDA Rumuskan Solusinya

Peresmian ketiga gedung tersebut, diawali dengan penandatangani prasasti gedung Perpustakaan Umum Daerah di Jalan Imam Bonjol, kemudian dilanjutkan dengan peresmiaan gedung Paru RS. M.Zein Painan. Dari RSUD. M. Zein Painan, rombongan bupati langsung menuju Asam Kumbang Kecamatan Ampek Nagari Bayang Utara, guna meresmikan gedung rawat inap Puskesmas Asam Kumbag.

Bupati Hendrajoni, usai peresmian mengatakan, keberadaan gedung representatif sudah menjadi kebutuhan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Rusma Yul Anwar Sampaikan Nota LKPJ Tahun 2020

“Ya, diharapkan dengan adanya gedung baru tersebut akan dapat meringankan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Pesisir Selatan. Kemudian kepada tenaga kesehatan agar memberikan pelayanan prima,” katanya.

Disebutkan, pembangunan kesehatan menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Pesisir. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan. ‘Faktor kesehatan sangat penting dalam rangka menciptakan manusia yang sehat jasmani dan rohani, serta sumberdaya manusia yang berkualitas.

Baca Juga:  Puluhan Rumah di Agam Rusak Berat, Pohon Bertumbangan Diterjang Angin

Sementara Direktur RSUD dr Muhammad Zein Painan dr.Sutarman mengungkapkan, gedung paru dibangun tahun 2020 dengan alokasi anggaran Rp 6,7 miliar lebih.

“Gedung yang dibangun secara representatif itu mulai difungsikan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya.