Dandim 0306 Limapuluh Kota Bacakan Amanat Bela Negara Dari Menteri Menkopolhukam

oleh -

Semangatnews,Payakumbuh-Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-70 di Kota Payakumbuh, langsung dipimpin oleh Dandim 0306/50 Kota. Letkol Kav. Solikhin S.Sos, MM selaku Inspektur upacara di Kantor Balaikota Payakumbuh Eks. Lapangan Poliko, Bunian, Rabu (19/12).

Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bela Negara. Dandim 0306/50 Kota lalu membacakan amanat bela negara dari Menteri Menkopolhukam, Wirianto.

“Hari Bela Negara ini dicanangkan untuk menghormati dan mengajak seluruh warga Negara Indonesia untuk menyuburkan kembali semangat untuk bernegara. Bagaimana stabilitas, kesejahteraan, keamanan dan kemajuan Negara ini tanggung jawab bersama. Membela Negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata,” kata Dandim saat membacakan amanat Menteri Menkopolhukam

Disampaikannya, sebagai negara besar dengan penduduk terbanyak keempat di dunia dan ribuan pulau, menjadi ujian bagi warga Indonesia untuk mengaplikasikan filosofi Bhineka Tunggal Ika secara menyeluruh. Banyak suku, ras dan agama di Indonesia dan itu harus hidup rukun.

Menkopolhukam, seperti amanat yang dibacakan Letkol Kav. Solikhin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah melakukan aksi bela negara. Tak hanya TNI-Polri, profesi guru juga dimaknai sebagai bela negara.

“Mereka yang mengajar walaupun bukan guru, yang mengajak masyarakat untuk hidup sehat walaupun mereka bukan pegawai kesehatan, banyak mereka yang mendampingi masyarakat untuk berwirausaha tanpa berniat mengambil manfaat dari masyarakat. Inilah sebuah bentuk dari bela negara yang patut kita apresiasi,” jelasnya.

Acara ini dihadiri juga oleh Sekda Kota Payakumbuh, Amriul Dt Karayiang, Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrastyawan beserta jajarannya.

Hari Bela Negara diperingati setiap 19 Desember untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia oleh Sjafruddin Prawiranegara di Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat pada 19 Desember 1948 silam. (jn)