SOLOK, SEMANGATNEWS.COM – Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi meninjau langsung kawasan terdampak banjir bandang atau galodo di Nagari Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan bencana, termasuk pengerahan personel dan alat berat, berjalan optimal. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat evakuasi warga serta pembersihan material yang menutup permukiman dan akses masyarakat.
Galodo yang terjadi setelah hujan berintensitas tinggi membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu ke sejumlah kawasan. Material tersebut berdampak pada permukiman warga dan mengganggu akses pada jalur Padang–Solok.
Saat meninjau lokasi, Brigjen TNI Aji Mimbarno menyampaikan keprihatinannya kepada masyarakat yang terdampak. Ia menegaskan jajaran TNI akan bergerak cepat dalam membantu proses evakuasi dan penanganan bencana.
“TNI harus selalu berada di barisan terdepan saat rakyat membutuhkan. Kehadiran kami di Kayu Aro adalah memastikan bahwa proses evakuasi warga berjalan aman, pembersihan sisa material dioptimalkan, serta kebutuhan dasar pengungsi melalui posko darurat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Aji.
Dandim 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi mengatakan, Kodim 0309/Solok terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan bencana. Personel Kodim bersama Batalyon TP 951/Pandeka Marapi telah diterjunkan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan.
“Sejak awal kejadian, prajurit kami sudah berada di lapangan membelah lumpur bersama tim SAR dan Polri. Saat ini, fokus utama kami adalah membuka sumbatan material yang menutup akses mobilitas masyarakat serta membantu pembersihan rumah-rumah warga,” kata Sugeng.
Selain membantu evakuasi dan membersihkan material, jajaran Kodim 0309/Solok bersama BPBD dan relawan menyiapkan fasilitas pendukung bagi warga terdampak. Di antaranya dapur umum dan posko kesehatan di lokasi pengungsian.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa penanganan bencana, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
Penanganan di kawasan Kayu Aro masih terus dilakukan dengan melibatkan personel TNI, tim SAR, kepolisian, BPBD, relawan, dan masyarakat. Pembersihan material serta pembukaan akses menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan aktivitas warga di wilayah terdampak galodo. (Adinda)

