Debut Manis Amorim Bersama Milan, Dua Gol Cepat di Babak Kedua Hancurkan Torino

by

Jakarta, Semangatnews.com – Ruben Amorim langsung memberikan kemenangan pada laga debut kompetitifnya bersama AC Milan. Rossoneri berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Torino setelah menang 2-1 dalam pertandingan pembuka Serie A 2026/2027.

Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena Milan harus bermain di kandang lawan. Torino yang ditangani mantan pemain Milan, Ignazio Abate, memberikan perlawanan ketat sejak menit awal dan membuat Rossoneri kesulitan mengubah dominasi menjadi gol.

Milan tampil dengan pendekatan menyerang dan berusaha mengendalikan jalannya pertandingan melalui penguasaan bola. Beberapa peluang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum cukup tajam untuk menaklukkan kiper Torino.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol. Kondisi itu membuat Amorim harus mencari solusi agar dominasi Milan tidak berakhir sia-sia dan para pemainnya mampu meningkatkan tekanan setelah jeda.

Keputusan sang pelatih memberikan dampak besar pada babak kedua. Masuknya Adrien Rabiot menjadi salah satu perubahan penting karena gelandang tersebut langsung memberikan kontribusi terhadap terciptanya dua gol Milan.

Rabiot mengirimkan umpan yang kemudian dimanfaatkan Alphadjo Cisse untuk mencetak gol pembuka Milan. Bagi pemain muda tersebut, gol itu menjadi pencapaian istimewa karena tercipta pada debutnya di Serie A bersama Rossoneri.

Hanya beberapa menit kemudian, Rabiot kembali menjadi aktor utama. Kali ini ia sendiri yang mencetak gol setelah menerima umpan Chukwueze sehingga Milan mampu mengubah kedudukan menjadi 2-0. Dua gol tersebut tercipta dalam periode singkat dan membuat Torino berada dalam tekanan besar.

Milan kemudian berusaha menjaga keunggulan sambil tetap mengontrol permainan. Statistik pertandingan menunjukkan Rossoneri memiliki 19 percobaan tembakan dengan nilai expected goals sekitar 1,61, sementara Torino mencatat delapan tembakan dan xG sekitar 1,01.

Torino akhirnya mendapatkan gol hiburan melalui Che Adams pada masa tambahan waktu. Namun, Milan mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai dan memastikan kemenangan tandang.

Hasil tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi Amorim yang datang ke Milan dengan tugas membangun kembali tim setelah musim sebelumnya berakhir mengecewakan. Milan gagal finis di posisi empat besar pada musim lalu sehingga perubahan di kursi pelatih diharapkan membawa energi baru.

Amorim kini dituntut menjaga momentum tersebut pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Kemenangan atas Torino menunjukkan bahwa Milan memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan, tetapi konsistensi dan efektivitas tetap menjadi pekerjaan rumah dalam upaya Rossoneri bersaing di Serie A musim ini.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.