Di Negeri Sendiri, Warga Israel Cemooh Netanyahu: ‘Trump Terbaik’ Bergema di Jalanan

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Gelombang kericuhan bukan hanya di medan perang Gaza — dorongan kritik kini juga merambah ruang publik Israel sendiri. Di sejumlah alun-alun kota, rakyat Israel terlihat mengecam Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan sorakan dan protes terbuka, sementara nama Donald Trump dielu-elukan sebagai pemimpin alternatif.

Suasana di alun-alun kota berubah mendadak ketika kerumunan warga mengangkat poster dan meneriakkan kata-kata teguran. Pidato publik memunculkan kata-kata cemoohan terhadap kepemimpinan Netanyahu, yang selama ini dianggap lamban dan kurang responsif terhadap penderitaan warga.

Beberapa demonstran bahkan berani menyebut bahwa Trump — yang dikenal sebagai pendukung kuat Israel — lebih layak menjadi figur pemimpin global yang bisa menekan konflik. Mereka berharap agar pengaruh AS bisa lebih besar dalam mengontrol dinamika Israel-Palestina.

Di tengah kritikan keras, sebagian warga menuding bahwa kebijakan Netanyahu selama masa peperangan lebih condong mempertahankan kekuasaannya daripada melindungi warganya sendiri. Mereka menyebut perlunya kepemimpinan baru yang memiliki visi dan keberanian berbeda.

Pujian terhadap Trump muncul tidak hanya dalam seruan lisan. Poster-poster bertuliskan “Thank you Trump” dan “Trump for Peace” menghiasi jalanan, seakan warga mengirim sinyal bahwa mereka berharap AS mengambil peran dominan dalam konflik.

Namun dukungan publik terhadap Trump juga menuai pertanyaan: apakah warga menginginkan pengaruh asing besar dalam urusan dalam negeri ataukah ini hanya ekspresi frustrasi terhadap kondisi meningkatnya korban sipil.

Dari sudut lain, pendukung Netanyahu mencoba membendung protes dengan menyatakan bahwa pemerintahan saat ini menghadapi tantangan luar biasa — intervensi militer, tekanan regional, dan dinamika diplomasi global. Mereka menegaskan bahwa kritikan publik harus disertai solusi konkret.

Media lokal hingga media sosial mempublikasikan momen-momen protes ini secara luas. Rekaman warga yang mengecam Netanyahu dan memuji Trump menjadi viral, memperbesar sorotan internaional terhadap situasi politik Israel.

Di dalam negeri, sebagian elite politik Israel mencoba menenangkan suasana. Mereka menyampaikan bahwa pemerintahan akan menyediakan ruang dialog dan evaluasi kebijakan agar kritik menjadi bahan perbaikan, bukan semangat perpecahan sejati.

Sementara itu, publik internasional terus mengamati. Apakah keretakan di dalam negeri Israel ini akan mengubah peta politik dan strategi diplomasi ke depan, atau sekadar ekspresi frustrasi sesaat dari warga yang lelah dengan konflik tanpa henti?(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.