Jakarta, Semangatnews.com – Musisi sekaligus drummer Didi Riyadi menunjukkan momen penuh haru usai tiba di Indonesia setelah menyelesaikan ibadah umrah. Tanpa menunda waktu, Didi langsung menjadwalkan ziarah ke makam sahabat sekaligus rekan satu bandnya, Lucky Widja, yang baru saja meninggal dunia, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan kerinduan yang mendalam.
Lucky Widja, vokalis sekaligus pendiri band Element, wafat pada 25 Januari 2026 setelah berjuang melawan tuberkulosis ginjal stadium akhir. Kepergian Lucky meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para personel Element, termasuk Didi yang telah berbagi perjalanan panjang bersama dalam karier musik mereka.
Sayangnya, Didi tidak bisa menghadiri langsung prosesi pemakaman Lucky karena ia sedang berada di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah ketika kabar duka itu datang. Hal ini membuatnya merasa menyesal karena tidak bisa memberikan penghormatan secara langsung di hari‑hari terakhir sahabatnya.
Begitu pesawatnya mendarat kembali di Jakarta pada Kamis siang, Didi segera mengatur langkah menuju TPU Jeruk Purut di Jakarta. Di sana ia bersama basis Element, Arya Dei, memanjatkan doa di makam almarhum Lucky, mengenang persahabatan dan kerja sama mereka selama bertahun‑tahun.
Ungkapan Didi di media sosial menunjukkan betapa besar kedekatannya dengan Lucky. Ia pernah menyampaikan bahwa ia memilih untuk tidak mengucapkan “selamat tinggal” karena menganggap kepergian sahabatnya adalah sebuah perjalanan menuju kehidupan yang abadi, bukan akhir dari segalanya.
Dalam unggahannya, Didi menulis bahwa doa dan kenangan mereka bersama akan terus hidup, dan ia percaya kasih sayang Tuhan adalah sesuatu yang paling tulus, menyertai perjalanan Lucky menuju tempat yang lebih baik.
Ziarah yang dilakukan Didi ini mendapat perhatian hangat dari penggemar dan kalangan musik Tanah Air. Banyak yang menyampaikan apresiasi terhadap kesetiaan Didi sebagai sahabat yang tetap memberikan penghormatan meski berhalangan hadir pada awal peristiwa duka.
Didi dan Lucky merupakan dua pionir yang membangun nama besar band Element bersama dengan Johandi Yahya serta mendiang Ronny Setiawan. Kehilangan Lucky menjadi pukulan besar dalam sejarah panjang band yang telah dikenal luas sejak era 1990‑an.
Ziarah ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga bentuk penghormatan pribadi dari Didi kepada sosok sahabat yang sudah seperti saudara sendiri. Momen tersebut dipandang sebagai tanda hubungan batin yang kuat antara kedua musisi tersebut.
Sebelumnya, Didi juga pernah menuliskan keputusan emosionalnya untuk tidak mengucapkan perpisahan secara formal, karena ia memandang kematian Lucky sebagai bagian dari perjalanan kehidupan yang tak terpisahkan.
Dalam perjalanan kariernya, Lucky selalu dianggap sebagai figur inspiratif oleh banyak musisi muda. Kepergiannya telah membuat komunitas musik Indonesia berduka, dan ziarah Didi menjadi salah satu bentuk penghormatan yang tulus dari sesama musisi.
Kunjungan Didi ke makam Lucky Widja di TPU Jeruk Purut menjadi momen refleksi sekaligus penghormatan terakhir, memperlihatkan betapa besar arti persahabatan dalam hidup, bahkan di tengah kesibukan dan perjalanan spiritual pribadi seperti ibadah umrah yang baru saja ia lakoni.(*)
