Dinner Trump-Xi di Gedung Putih Jadi Sorotan, Ada Elang Botak dan Dua Panda

by

Jakarta, Semangatnews.com – Pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping berlanjut dalam jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih. Acara yang berlangsung Kamis (24/9/2026) itu menghadirkan suasana formal sekaligus pertukaran hadiah antara kedua pemimpin.

Jamuan tersebut digelar di East Room sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan Xi ke Amerika Serikat. Trump dan Melania Trump menyambut Xi bersama istrinya, Peng Liyuan, dalam acara yang dihadiri pejabat pemerintah dan sejumlah tokoh bisnis.

Gedung Putih menyiapkan konsep jamuan yang memadukan elemen budaya Amerika dan China. Warna merah menjadi salah satu unsur utama dekorasi karena memiliki arti penting dalam kebudayaan China.

Dari sisi kuliner, hidangan yang disajikan juga dibuat dengan sentuhan kedua tradisi. Para tamu disuguhi yellow squash velouté sebagai hidangan awal, kemudian seabass berlapis wijen, baby bok choy, dan terong panggang sebagai hidangan utama.

Acara tersebut tidak hanya diisi makan malam. Sejumlah musisi militer AS turut tampil untuk menghibur para tamu, termasuk The President’s Own United States Marine Band dan United States Army Chorus.

Momen yang paling menarik perhatian terjadi ketika Trump memberikan hadiah kepada Xi. Hadiah tersebut berupa patung burung elang botak, salah satu simbol nasional Amerika Serikat.

Trump menjelaskan bahwa patung tersebut merepresentasikan semangat Amerika yang bebas dan membubung tinggi. Ia juga mengatakan bahwa dirinya dan Melania ikut terlibat dalam proses perancangannya.

Xi kemudian membalas pemberian tersebut dengan mengumumkan rencana pengiriman dua panda China ke Kebun Binatang Atlanta. Kedua panda itu bernama Ping Ping dan Fu Shuang dan akan menjadi bagian dari hubungan pertukaran satwa sekaligus simbol persahabatan masyarakat kedua negara.

Selain pertukaran hadiah, Xi mengumumkan rencana pertukaran pelajar yang menargetkan 100.000 pelajar AS belajar di China selama lima tahun. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk hubungan antarmasyarakat yang dibicarakan dalam rangkaian kunjungan tersebut.

Dalam pidatonya, Xi mengatakan China dan AS perlu memperkuat komunikasi dan menghindari konfrontasi. Ia menekankan pentingnya dialog, saling memahami, serta membangun mekanisme komunikasi untuk mencegah krisis.

Trump juga menyoroti hubungan personalnya dengan Xi serta kerja sama kedua negara dalam berbagai persoalan. Meski jamuan makan malam berlangsung dalam suasana hangat, pertemuan kedua pemimpin tetap berlangsung di tengah pembahasan sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan hubungan Washington dan Beijing.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.