Ditjen Perhubungan Darat : Padang Menuju Kota Berkelas Internasional

oleh -

Ditjen Perhubungan Darat: Padang Menuju Kota Berkelas Internasional

Semangatnews, Padang – Pemerintah Kota Padang mulai menggarap grand design aspek pelayanan transportasi publik berkelas internasional. Menyusul rencana Walikota Padang Mahyeldi untuk mewujudkan Padang menjadi kota internasional.

Menurut Mahyeldi, terpenuhinya aspek pelayanan transportasi publik salah satu syarat menjadi kota internasional. Hal itu harus dipersiapkan di Kota Padang dengan mengatasi masalah. Seperti masalah kemacetan akibat belum seimbangnya pembangunan jalan dengan pertumbuhan kendaraan.

Dikatakan, strategi yang dikembangkan adalah mengarah pada angkutan massal. Saat ini dimulai dengan pengoperasian bus Trans Padang, nantinya dikembangkan pada semua koridor. Kemudian pemanfaatan jalan kereta api yang melewati jantung kota, serta memfungsikan sungai sebagai jalur transportasi.

“Kota Padang memulai dengan penyediaan angkutan massal dengan pengoperasian bus Trans Padang. Sampai 2021 dipersiapkan untuk bisa melayani semua koridor,” kata Mahyeldi usai membuka Seminar Forum Litbang Daerah Kota Padang, di Hotel Pangeran Beach, Senin (04/08/2019).

Pada kesempatan ini, Badan Perencanaan Pembabgunan Daerah (BAPPEDA) Kota Padang selaku penyelenggara seminar mendatangkan keynote speaker dari Direktorat Jendral (Ditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang dihadiri Sekretaris Ditjen, Cucu Mulyana.

Cucu Mulyana mengatakan, wacana Walikota Padang mewujudkan kota internasional dengan pembenahan pelayanan transportasi publik sinkron dengan program pusat. Pelayanan transportasi publik menjadi fokus di kementerian karena menjadi syarat kota untuk berkelas internasional.

“Apa yang diwacanakan dan yang telah dilakukan Walikota Padang sesuai dengan program pusat. Kita mendorong agar konektifitas transportasi yang teritegrasi dan berkualitas bisa terwujud,” kata Cucu.

Menurutnya, mewujudkan konektifitas transportasi itu mudah diciptakan tetapi tidak menjamin kualitasnya sesuai ekpektasi publik. Pasalnya, dalam pelayanan transportasi masa kini masyarakat juga membutuhkan kenyamanan dan kemudahan.

“Disamping mewujudkan konektifitas kita perlu menghadirkan transportasi yang berkualitas,” tukasnya.

Terkait seminar forum litbang tersebut, Kepala Bapeda Kota Padang, Medi Iswandi mengatakan, tujuan yabg diharapkan mendapatkan masukan dan gagasan. Dari gagasan dan pemikiran dapat disusun konsep dan kebijakan transportasi Kota Padang ke depan.

“Tujuan yang diharapkan dari seminar forum litbang yaitu untuk mendapatkan gagasan, pemikiran serta masukan teerkait konsep dan kebijakan transporatsi Kota Padang,” kata Medi.

Tema seminar yang dipilih, “Grand Desain Transportasi Dalam Mewujudkan Kota Padang Berkelas Internasional”.

Seminar tersebut diikuti 80 peserta dari Forum Lalu Lintas, Balai Teknik Perkeretaapian, Balai Jalan Nasional, Dinas Perhubungan dan perangkat daerah serta stakeholder terkait.