DPRD Kota Padang Reses II Tahun 2026 Menjaring Aspirasi dan Mencari Solusi

by -

PADANG, SEMANGATNEWS.COM – Pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang menggelar reses II mulai 4-9 Januari 2026.

Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrizal Azhar mengatakan Reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin.

“Reses ini kegiatan yang dilaksanakan anggota dewan di luar masa sidang,” ungkap Hendrizal Azhar

Hendrizal Azhar mengatakan reses ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat, menindaklanjuti pengaduan masyarakat, memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen, menggali dan mengumpulkan harapan, serta kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Reses akan dilaksanakan oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang dari tanggal 5 hingga 9 Januari 2025,” jelasnya

Reses Ketua DPRD Padang Muharlion

Ketua DPRD Padang, Muharlion, menyapa masyarakat dalam agenda reses masa sidang II Tahun 2026 di Masjid Almanar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1/2026).

Momentum ini warga manfaatkan untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan lingkungan serta usulan pembangunan yang selama ini mereka rasakan.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban, dihadiri Sekretaris Camat Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, unsur LPM, para Ketua RT dan RW, tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat yang secara aktif memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan di lingkungan mereka.

Sejumlah persoalan utama disampaikan warga kepada Ketua DPRD Padang seperti, banjir yang kerap melanda permukiman warga akibat luapan sungai dan sistem drainase yang belum optimal.

Selain itu, warga juga mengusulkan normalisasi sungai, betonisasi jalan lingkungan, serta penguatan dan bantuan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai upaya mendorong ketahanan ekonomi keluarga.

Menanggapi berbagai masukan ini, Muharlion menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk menyerap dan memperjuangkan kebutuhan riil masyarakat.

“Setiap aspirasi yang disampaikan bapak dan ibu adalah amanah. Apa yang disampaikan hari ini tidak berhenti di forum ini saja. Semua sudah kami catat dan akan kami pilah sesuai tingkat urgensinya,” ujar Muharlion.

Muharlion menjelaskan bahwa persoalan yang bersifat mendesak dan memungkinkan untuk ditangani dalam waktu dekat akan segera dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Padang dan dinas terkait.

Usulan yang membutuhkan perencanaan jangka panjang dan anggaran besar akan disesuaikan dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Muharlion juga mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi dalam proses pembangunan daerah.
Menurutnya, proposal dari masyarakat menjadi instrumen penting untuk memperkuat perjuangan aspirasi di lembaga legislatif.

“Proposal dari masyarakat sangat penting sebagai dasar kami di DPRD untuk memperjuangkan program agar bisa masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Insyaallah, setiap usulan prioritas akan saya kawal dan perjuangkan secara maksimal,” tegasnya.

Muharlion menekankan bahwa pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.

Karena itu, ia berkomitmen menjadikan hasil reses sebagai pijakan dalam perumusan kebijakan dan pengawasan pembangunan di Kota Padang, khususnya di Kecamatan Koto Tangah.

“Saya hadir bukan hanya sebagai Ketua DPRD, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Kita ingin Dadok Tunggul Hitam ke depan memiliki lingkungan yang lebih tertata, bebas dari ancaman banjir, jalan yang layak, serta ekonomi warga yang tumbuh melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk KWT,” tuturnya.

Kehadiran Ketua DPRD Kota Padang yang turun langsung mendengar keluhan dan memberikan penjelasan secara terbuka tersebut mendapat apresiasi dari warga.

Bagi masyarakat Dadok Tunggul Hitam, kegiatan reses ini menjadi harapan baru agar persoalan lingkungan dan infrastruktur yang selama ini dirasakan dapat memperoleh perhatian serius dan solusi nyata.

Reses Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, S.H., untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan lingkungan, Minggu (4/1/2026) siang.

Warga Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, memanfaatkan kegiatan reses
Sejumlah warga Nanggalo menyampaikan aspirasi terkait dampak banjir dan longsor yang melanda wilayahnya.

Dewi, warga Kampung Lapai, mengusulkan pengerukan sungai, perbaikan drainase, serta perbaikan toilet rumah warga yang tertimbun material banjir.

Dewi juga menyoroti kondisi jalan di kawasan Komplek menuju Pulau Talena yang belum pernah diaspal, serta kondisi aula serbaguna yang memerlukan perbaikan pada bagian lantai, jendela, dan panggung.

“Yang juga sangat kami harapkan adalah perbaikan jalan menuju mushalla yang masih berlumpur. Ramadan sudah dekat, dan kami mohon kepada Bapak Aye agar bisa membantu merealisasikannya sebelum bulan puasa,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai usulan ini, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi warga sesuai dengan skala prioritas dan mekanisme yang berlaku.

Mastilizal Aye menyebut, usulan yang bersifat mendesak dan dapat segera ditangani akan diupayakan untuk direalisasikan dalam waktu dekat.

“Untuk usulan yang membutuhkan anggaran besar dan jangka panjang tentu akan kita proses sesuai mekanisme. Namun, untuk perbaikan mushalla, insyaallah dalam waktu dekat akan kita realisasikan,” kata Aye, yang disambut persetujuan warga.

Mastilizal Aye juga menyampaikan rasa duka atas musibah banjir bandang dan longsor yang melanda Kota Padang, khususnya di wilayah Nanggalo dan Kampung Lapai.

Ia mengajak masyarakat untuk bangkit dan saling menguatkan di tahun 2026.

“Kita tidak boleh larut dalam kesedihan. Tahun 2026 ini adalah saatnya kita bangkit bersama, saling menguatkan, dan membangun kembali lingkungan kita,” ujarnya.

Mastilizal Aye menegaskan bahwa reses merupakan sarana bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan perencanaan pembangunan ke depan.

“Dalam situasi bencana seperti ini, inilah saat yang tepat bagi bapak dan ibu untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung. Usulan yang sifatnya mendesak akan kami upayakan segera, sementara yang membutuhkan anggaran besar akan kita dorong melalui proposal,” pungkasnya.

Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, menyampaikan bahwa reses menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi secara langsung kepada wakil rakyat.

Amrizal Rengganis meminta warga tidak ragu mengungkapkan permasalahan, baik yang berkaitan dengan pelayanan pemerintahan maupun kondisi sosial di lingkungan masing-masing.

“Reses ini adalah momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan apa yang dirasakan. Jika ada persoalan administrasi di kantor camat atau lurah, silakan laporkan langsung kepada kami. Begitu juga jika ada warga yang sakit dalam kondisi darurat, tidak ada alasan untuk tidak mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegas Amrizal.

Kegiatan reses ini hadir juga Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, Lurah Kampung Lapai Ardianus Y, unsur LPM, tokoh masyarakat, niniak mamak, bundo kanduang, para ketua RT dan RW se-Kampung Lapai, serta Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z. Latif bersama relawan dan Korps Sukarela (KSR) PMI.

Reses Wakil Ketua DPRD Padang Osman Ayub

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 bersama warga di Banang Cafe, Siteba.

Kegiatan ini untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya terkait dampak bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah sejak November 2025 lalu.

Osman Ayub menegaskan bahwa banyak warga terdampak bencana masih membutuhkan perhatian serius, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat rumahnya hanyut diterjang banjir bandang.

Menurutnya, persoalan hunian menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani pemerintah

“Saat ini kita mendorong upaya relokasi bagi warga yang masih berada di kawasan rawan bencana. Pemerintah Kota Padang juga terus berusaha menghadirkan rumah layak huni bagi masyarakat yang menjadi korban bencana,” ujar Osman Ayub, Rabu (7/1/2026).

Osman Ayub juga menyoroti kondisi sungai yang mengalami pendangkalan cukup parah akibat material pasir dan lumpur yang terbawa banjir.

Osman Ayub menyebut, tingginya sedimen di beberapa titik sungai telah mencapai sekitar dua hingga tiga meter dan berpotensi memperparah banjir saat hujan turun.

Untuk itu, ia meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V agar segera melakukan pengerukan sedimen sebagai langkah pencegahan bencana lanjutan

“Kami dari DPRD Kota Padang meminta BWS Sumatera V segera melakukan pengangkatan pasir dan lumpur di aliran sungai. Tujuannya agar daya tampung sungai kembali normal dan banjir bisa dicegah saat musim hujan,” katanya.

Osman Ayub berharap, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan instansi terkait dapat mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai.

Reses Wakil Ketua DPRD Padang Jupri
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, melakukan kegiatan reses di Masjid AlKaffah Kelurahan Kampung Jua Kecamatan Lubeg, Ahad, 4 Januari 2026.

Hadir pada reses itu, RT 01 M.Ali Nofiah, RW 01 Naswir, Lurah Hendri Os, S.kep., LPM Kampung Jua Nan XX Hermansyah, dan peserta reses.

Beragam usulan warga pada kegiatan reses yaitu memohon bantuan fasum seperti jalan, drainase, UMKM dan kelengkapan rebana Masjid AlKaffah.

Pengurus masjid mengharapkan bantuan dana Pokok-pokok Pikiran Dewan (Pokir) untuk masjid tersebut.

Menjawab aspirasi warga Jupri mengatakan, pada tahun 2025 dirinya sudah melakukan betonisasi didepan masjid tersebut.

“Insya Allah tahun 2026 ini kami juga akan melakukan betonisasi disekitar masjid ini, ” janji politisi PAN ini.

Jupri menyebut reses ini luar biasa dan membuatnya terharu. Selain usulan warga, peserta reses pun membludak dan banyak tokoh yang hadir.

“Luar biasa reses ini. Kami sampai terharu dengan sambutan warga,” ujar anggota dewan 2 periode ini. (*)

(ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.