dr. Orintya Putri Adiyusika Disuntik Vaksin, Tak Ada Teriakan dan Raut Wajah Kesakitan

oleh -

SEMANGATNEWS.COM -Satu persatu nama peserta vaksinasi dipanggil. Yang lain masih tetap antre menunggu namanya diimbau ke meja pelayanan. Termasuk dr. Orintya Putri Adiyusika (26).

Dia adalah seorang Dokter Umat di Puskesmas Bukit Surungan (Busur). Orint –begitu panggilan akrabnya–, merupakan satu dari 37 tenaga kesehatan (nakes) yang akan divaksin di Puskesmas Busur, Senin (8/2).

Kepada Kominfo, Orint menceritakan bagaimana perasaannya saat akan divaksinasi. Baginya, vaksin bukanlah suatu hal yang mengerikan.

Baca Juga:  Wagub Audy Joinaldy Kunjungan Silaturahim Dengan Mentri PPN/Bapenas Bahas Pembangunan Sumbar

“Tidak perlu takut dan tidak ada yang perlu di khawatirkan. Vaksin bukan hal yang buruk. Vaksin salah satu tindakan yang dinilai paling efektif untuk mencegah penularan Covid-19,” ujarnya.

Tiba giliran Orint dipanggil vaksinator. Dengan percaya diri, dia melangkah menuju meja registrasi dan melakukan screening kesehatan sebelum divaksinasi.

Senyum yang lebar, menandakan dirinya tidak merasa takut ketika dia masuk dan duduk di bilik tempat dilakukan vaksinasi. Perlahan lahan jarum suntik di masukan, tidak ada teriakan, dan tidak ada raut wajah kesakitan.

Baca Juga:  Ketua Badan Kehormatan DPD RI Leonardy Harmainy: Puasalah dengan Kesederhanaan

Usai divaksin, Orint mengungkapkan apa yang dirasakan pada saat vaksinator memvaksinnya. “Tidak ada rasa sakit sedikit pun. Tidak ada hal aneh apapun yang saya rasakan. Hanya ada sedikit efek pegal di bagian lengan yang disuntik,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan semua tahapan vaksinasi, Orint berpesan, agar selalu berpikiran positif untuk mengalahkan ketakutan. Dia mangajak masyarakat untuk tidak takut divaksinasi, karena vaksin ini aman dan halal.