ELOK JO BURUAK BANK NAGARI

oleh -

ELOK JO BURUAK BANK NAGARI

Oleh: Dr Romeo Rissal Pandjialam, Mantan Kepala BI Padang

Karena banyak yang meminta, ini mungkin tulisan saya yang terakhir sebelum RUPS. Karena kecintaan saya pada Bank Nagari. Untung ada media massa untuk menyalurkan rasa cinta itu.

Menulis kali ini tentunya terpaut erat juga dengan rasa tanggung jawab profesi dan pengalaman saya mengawasi Bank Nagari. Tak ada kepentingan lain. Saya dan istri memang berbisnis. Tapi kami hanya mempunyai deposito dan tabungan, bukan pinjaman atau kredit di Bank Nagari.

Baca Juga:  Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, Sambut Kunjungan Bupati Tanah Datar, Eka Putra

Waktu saya dinas di Padang, saya tahu persis banyak orang-orang yang berteriak agar Bank Nagari dan semua BPR dikonversikan jadi Syariah. Tapi uang mereka ditabung di bank konven. Tak satunya kata dengan perbuatan.

Bahkan beberapa bank konven jadi favorite urang awak untuk menabung, LDRnya tak sampai 50%. Salah satunya BCA (35%) yang sempat saya panggil ke kantor untuk meningkatkan LDR terendah itu. “Saya senang orang Minang cinta BCA, tapi kau kasih lah kredit di sini” kata saya kepada Pinca yang orang Batak itu. Pinca dan direkturnya yang hadir ketika mereka meminta saya untuk meresmikan kantor cabang BCA yang megah di Sawahan, setuju sekali. Mereka pun meningkatkan LDR dengan mudah karena dana Padangnya bejibun. Bravo BCA Sumbar!

No More Posts Available.

No more pages to load.