Jakarta, Semangatnews.com – Harga emas Antam kembali melemah pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Koreksi harga logam mulia tersebut terjadi bersamaan dengan penurunan harga emas dunia yang berada di bawah tekanan pasar global.
Harga emas Antam untuk ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.592.000. Angka tersebut turun Rp4.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya sehingga memperpanjang tekanan terhadap harga emas batangan dalam beberapa waktu terakhir.
Penurunan tersebut turut berdampak pada harga emas dengan ukuran lainnya. Untuk emas 0,5 gram, harganya berada di kisaran Rp1,346 juta, sedangkan emas ukuran 2 gram dibanderol sekitar Rp5,124 juta.
Sementara itu, emas Antam ukuran 3 gram berada di kisaran Rp7,661 juta. Untuk ukuran 5 gram, harga yang tercatat mencapai sekitar Rp12,735 juta, sedangkan emas 10 gram berada di sekitar Rp25,415 juta.
Tekanan juga terlihat pada harga buyback. Antam menetapkan harga pembelian kembali emas sebesar Rp2.437.000 per gram, atau mengalami penurunan Rp15.000 dari perdagangan sebelumnya.
Pergerakan harga emas domestik mengikuti pelemahan yang terjadi di pasar global. Harga emas spot pada Senin (14/9/2026) turun 1,8 persen menjadi US$4.271,59 per troy ons, sementara kontrak berjangka emas Amerika Serikat juga mengalami penurunan.
Pasar emas global mendapat tekanan dari meningkatnya perhatian terhadap inflasi Amerika Serikat. Data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dapat memengaruhi ekspektasi pasar mengenai kebijakan suku bunga bank sentral AS.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi emas karena aset ini tidak memberikan bunga. Ketika investor memperkirakan suku bunga bertahan tinggi atau meningkat, sebagian dana dapat bergeser menuju instrumen yang memberikan imbal hasil lebih menarik.
Di sisi lain, emas masih menjadi salah satu instrumen yang banyak dipertimbangkan untuk diversifikasi portofolio. Karakteristiknya sebagai aset lindung nilai membuat pergerakannya tetap menjadi perhatian ketika kondisi ekonomi dan geopolitik mengalami ketidakpastian.
Investor kini akan mencermati apakah koreksi harga emas hanya bersifat sementara atau berlanjut dalam beberapa perdagangan berikutnya. Pergerakan harga emas dunia, kebijakan bank sentral, inflasi, serta nilai tukar akan menjadi sejumlah faktor penting yang memengaruhi harga emas di dalam negeri.
Bagi calon pembeli, penurunan harga ke kisaran Rp2,59 juta per gram membuat emas terlihat lebih terjangkau dibandingkan saat berada di level rekor. Namun, strategi pembelian tetap perlu mempertimbangkan tujuan investasi dan risiko fluktuasi harga agar keputusan yang diambil tidak hanya didasarkan pada pergerakan harga dalam satu hari.(*)

