Erin Taulany Bantah Keras Tuduhan Aniaya ART, Siapkan Bukti CCTV hingga Saksi Kunci

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang menyeret nama Erin Taulany semakin menjadi sorotan publik. Setelah laporan resmi dilayangkan ke pihak kepolisian, Erin akhirnya buka suara dan membantah keras seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Erin menegaskan bahwa isu kekerasan yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar yang kuat. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai fitnah yang mencemarkan nama baiknya di tengah perhatian publik yang semakin besar terhadap kasus ini.

Dalam keterangannya, Erin mengaku tidak pernah melakukan tindakan kekerasan fisik maupun ancaman terhadap ART berinisial H. Ia bahkan mempersilakan pihak berwenang untuk membuktikan langsung fakta di lapangan.

Untuk memperkuat bantahannya, Erin mengungkapkan telah mengantongi sejumlah bukti penting. Bukti tersebut meliputi rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di rumahnya serta keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian.

Menurutnya, rekaman CCTV akan menunjukkan bahwa tidak ada tindakan penganiayaan seperti yang dituduhkan. Selain itu, sejumlah pekerja rumah tangga lain dan petugas keamanan juga siap memberikan kesaksian.

Erin juga menyebut pihak kepolisian bersama perangkat lingkungan sempat melakukan pengecekan langsung ke kediamannya. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi adanya kekerasan sebagaimana yang dilaporkan.

Di sisi lain, Erin menyoroti masa kerja ART yang melaporkannya. Ia menyebut pekerja tersebut baru bekerja dalam waktu yang sangat singkat, bahkan belum genap satu bulan.

Hal itu juga berkaitan dengan tuduhan lain soal penahanan gaji. Erin menegaskan bahwa karena masa kerja belum mencapai satu bulan, maka belum ada kewajiban pembayaran gaji saat itu.

Kasus ini sendiri bermula dari laporan ART ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan berupa pemukulan dan ancaman. Laporan tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik.

Tidak tinggal diam, Erin juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik pihak-pihak yang dianggap menyebarkan informasi tidak benar. Ia menilai tuduhan tersebut telah merugikan dirinya secara pribadi.

Kini, Erin memilih menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian. Ia berharap fakta yang sebenarnya segera terungkap agar tidak ada lagi spekulasi yang berkembang di masyarakat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.