Generasi Milenial Butuh Dorongan untuk Memimpin, Indra Catri: Asah Soft Skill

oleh -
Indra Catri saat berdialog dengan generasi muda Agam di Dangau Kawa Daun Biaro, Agam, Selasa (17/11/2020) | Semangatnews
Indra Catri saat berdialog dengan generasi muda Agam di Dangau Kawa Daun Biaro, Agam, Selasa (17/11/2020) | Semangatnews

SEMANGATNEWS.COM – Generasi muda di Sumatera Barat dalam era teknologi dan komunikasi perlu mengasah skil kepemimpinan.

Indra Catri menyampaikan, banyak hal dapat dimanfaatkan sebagai wadah dalam belajar kepemimpinan.

Misalnya menjadi ketua kelas, ketua OSIS, pemimpin lembaga organisasi intra kampus dan organisasi ekstra. Ini akan mempertajam pendalaman ilmu pengetahuan dan manajemen kepemimpinan.

Baca juga: Masyarakat Agam Rindu dan Siap Menangkan Indra Catri Pilkada Gubernur Sumbar

Baca Juga:  Pemkab Agam Diminta Tegas Atasi Kisruh Wali-KAN di Tiku V Jorong

“Tidak banyak yang memiliki kemapuan memimpin negara, tapi banyak yang ingin memegangnya. Saya inginkan generasi muda saat ini memacu intelegensinya agar bisa memimpin negara,” kata Indra Catri, Rabu (18/11/2020).

Katanya, ia kemarin bertemu dengan para generasi muda di Dangau Kawa Daun Biaro, Agam, Selasa (17/11/2020). Banyak hal tersampaikan, kepemimpinan itu erat kaitannya dengan soft skill.

Baca Juga:  AXFC Sumbar Berikan Bantuan dan Kenalkan Kota Budaya

Baca juga: Menteri Agama RI Lantik Dewan Pengawas, Dewan Hakim dan Panitera MTQ Tingkat Nasional Ke-28

Mendapatkannya tidak hanya dari bangku pendidikan, tetapi ada pengalaman tambahan, seperti mengikuti organisasi.

“Jiwa perlu di asah ialah kesantunan dan bermasyarakat, tidak memandang orang lain rendah,” ujarnya.

Salah seorang pemuda di Agam, Syaiful Bakri mengakui bahwa pesan dari Indra Catri, bupati dua periode di Agam memberikan pesan penting bagi mereka sebagai generasi muda.

Baca Juga:  Sumbar Istimewa ; Dalam Sebulan Ada 4 Gubernur di Rumah Bagonjong

“Generasi muda calon-calon pemimpin yang akan memegang tampuk kekuasaan suatu hari nantinya,” katanya.

Baca juga: Pedagang Seragam Sekolah Mengeluh, NA-IC Siapkan Strategi Pemulihan Ekonomi