Gubernur Mahyeldi Harapkan Singkronisasi Pembangunan Pusat, Provinsi dan Kabupaten dan Kota tahun 2021-2024 di Sumbar

oleh -
Buya H. Mahyeldi Ansharullah,Gubernur Sumbar periode 2021-2024

SEMANGATNEWS.COM – Peran Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah yang diamanatkan kepada Gubernur, melalui rakor ini agar tercipta sinkronisasi kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat pembukaan Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan (Rakor Renbang) Gubernur dengan Bupati dan Walikota yang bertema “sinkronisasi program kegiatan pembangunan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumbar Tahun 2022 dan periode Tahun 2021-2024” di Auditorium Gubernuran, Senin (8/3/2021).

Baca Juga:  Kota Tegal Ajak Masyarakat dan Kota-kota di Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular

Rakor Renbang tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Sekda Provinsi Sumbar Alwis, Kepala Bappeda Sumbar Hansastri, Asisten, Staf Ahli, dan seluruh Kepala OPD lingkup Pemprov Sumbar serta Bupati/Walikota sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Menurut gubernur Sumbar ini, rakor perencanaan ini sangat penting dilakukan guna melakukan monitoring, evaluasi serta melakukan pembinaan serta sinkronisasi pelaksanaan program dan kegiatan antara provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Dorong Seniman Sumbar Sebagai Perekat Bangsa

Selanjutnya, hasil rakor ini tidak hanya sekedar berita acara tapi juga dilanjutkan dengan MOU masing-masing OPD dengan Bupati dan Wako sesuai dengan sektor atau bidang masing-masing.

“Untuk membahas titik permasalahan pembangunan baik di provinsi, kabupaten maupun kota sehingga dengan rakor hari ini saya berharap mendapatkan alternatif solusi untuk pembangunan yang lebih baik lagi kedepan baik di provinsi, maupun di kabupaten – kota,” ujar Mahyeldi.