Gusfen Khairul Apresiasi Pertemuan Silaturrahim Wako Padang Bersama Sepuh Minang

by -

Amrizal Rengganis Jembatani Buka Kran Komunikasi

Semangatnews, Jakarta– Dibalik keberhasilan Walikota Padang bertemu dengan puluhan tokoh masyarakat Sumatera Barat se-Jabodetabek, tidak bisa dilepaskan dari terbukanya komunikasi yang selama ini terkesan sandeg.

“Tidak gampang mengundang tokoh sepuh di rantau itu,” sebut Gusfen Khairul Wartawan Senior Sumbar menanggapi pertemuan tersebut.

Keberhasilan membangun komunikasi adalah sebuah keharusan dalam mengharapkan dukungan dan kepercayaan dari masyarakat.

Intinya adalah komunikasi, sehingga terjalin rasa kebersamaan dalam membangun kota Padang ke depan.

Kita bangga, sedikit banyaknya ada peran Humas dalam menjembatani pertemuan tersebut, tukas Gusfen yang Ia tahu Kabag Humasnya Amrizal Rengganis baru saja dilantik.

Namun Rengga, begitu sapaan akrabnya telah memperlihatkan eksisnya dengan menjembatani dan membangun komunikasi baik internal maupun eksternal.

“Cara Rengga ini hendaknya ditiru pula humas humas lainnya,”komentar Heranof yang Ketua PWI Sumbar itu.

Seperti diketahui, (Sabtu 01/02, bukan 03), ada pertemuan silaturrahmi dengan tokoh perantau minang di Hotel Balairung, Jakarta.

Diantara yang hadir, Prof. Taufik Abdullah, Prof. Muchtar Naim, Azwar Anas, Dr. Gamawan Fauzi, Afrizal Aziz, Raseno Arya. Selain tokoh tersebut juga hadir pelaku usaha diantaranya Nurhayati Subakat, El Zata dan pengurus Bako IKK Padang.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah memaparkan program unggulan dan capaian pembangunan yang telah dilakukan selama ini.

Hadir Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani, Wakil Ketua Arnedi Yarmen, Ilham Maulana dan beberapa lainnya. Sejumlah Pimpinan OPD Pemko Padang juga turut mendampingi walikota dalam diskusi percepatan pembangunan Kota Padang sebagai gerbang Sumatera Barat.

“RPJMD Kota Padang saat ini fokus pada pendidikan, perdagangan dan pariwisata. Alhamdulillah, capaian pada ketiga sektor ini dalam lima tahun terakhir mengalami peningkatan yang signifikan,” kata Mahyeldi.

Meskipun demikian, menurut Mahyeldi, semua pencapaian pembangunan Kota Padang tidak lepas dari dukungan masyarakat.

“Saran dan masukan dari tokoh masyarakat, baik yang di ranah maupun di rantau sangat kami harapkan,” ucap Mahyeldi. (zln)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.