Hai Kawan, Percayalah : Pers & Wartawan Never Die; Catatan Ilham Bintang

oleh -

Hai Kawan, Percayalah : Pers & Wartawan Never Die; Catatan Ilham Bintang

“Pers tidak akan pernah mati. Itulah kekuatan terbesarnya tetapi juga menjadi kelemahan terbesarnya.”( Henry Grunwald -Figure Time Magazine, Editor-In Chief, Managing Director )

Satu hal penting dan mendasar yang kini kita hadapi : dunia sudah berubah dan membawa aturan baru. Namun, banyak wartawan tidak mengerti bahwa dunia ini punya aturan main baru. Yang mengerti aturan mainnya akan cepat beradaptasi, sedangkan yang tidak mengerti, pasti akan kesulitan beradaptasi. Yang terburuk, karena tidak mengetahui aturan main itu menyebabkan bertahan saja untuk sekedar mengerti beradaptasi akan berdampak stres. Media baru, rumpun media sosial yang membawa aturan baru itu yang membuyarkan tatanan dan corong informasi, sebenarnya bukanlah kiamat bagi wartawan dan pers.

Dua malam lalu, teman sejawat, wartawan senior, memantik kembali diskusi dengan topik itu. Dia amat terganggu oleh tren di media sosial yang seakan merampas hak wartawan mengelola  informasi kepada publik. Ini beberapa pernyataannya yang memprotes keadaan.

Baca Juga:  Soal Status 167 Mahasiswa Unand yang DO; Ini Penjelasan Rektor Unand Padang

(1) Media konvensional bekerja dengan  regulasi ketat. TV ada KPI.  Media cetak  ada Dewan Pers.

Sedang podcast ( YouTube) bebas merdeka. Suka-suka asalkan audiens suka.

(2) Media bekerja dengan standar tinggi.
Podcast sekadar mengandalkan bakat yang dipadu dengan selera audiens.

No More Posts Available.

No more pages to load.