Hasil Karya Anak Nagari Barisa Terkendala Modal, Harapkan Bupati Cari Solusi
SEMANGATNEWS.COM-Hasil buah pikir dan karya anak Nagari Salo menjadi perhatian masyarakat setempat.
Bahkan hasil karyanya memberikan nilai ekonomis dan sebagai tambahan penghasilan bagi kaum perempuan di Nagari Salo, Kab, Agam_Sumbar.
Sejumlah emak-emak Nagari Salo, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, membuktikan Produk non pabrikan yang mereka hasilkan lebih bermutu.
Sekalipun karya mereka tidak sehebat pabrikan, minimal sabun pembersih piring dan perangkat dapur lainya yang mereka produksi secara kelompok mendekati dapat memberikan nilai ekonomis nya.
Pembuktian dirasakan para kaum ibu, ketika emak-emak Nagari Salo, membersihkan piring dan perangkat dapur. Busa sabun dengan kemasan merk “Barisa”, itu lebih banyak, tonjolan aroma dan mendominasi jeruk nipis (limau kapeh).
Menurut Ketua kelompok emak-amak yang memproduksi sabun, Sri Hamida, kemasan dengan merk Barisa , diambil dari sebuah nama Jorong yang ada di Kanagarian Salo. Jorong (dusun) bernama Baringin. Nama tersebut kami gabung menjadi Baringin Salo (Barisa).
Sri Hamida mengungkapkan, produksi sabun awalnya dikembangkan kelompok emak-emak Rumah Keluarga Indonesia, yaitu sebuah kelompok wanita yang berafiliasi dengan sebuah partai di Kabupaten Agam.
Dengan urungan kebersamaan masing-masing Rp. 10.000,-, kami dengan jumlah 20 orang mulailah bersitungkin (bergerak) memproduksi.
Alhamdulillah hasilnya menggembirakan serta memuaskan sekali, sekalipun hasil karya emak_emak hanya sekedar coba2 aja.
Meski produksinya terbatas, karena dikerjakan secara manual dan dipasarkan baru di salingka Nagari, tapi antusias kaum ibu pengguna jasa kelompok di Nagari “Barisa” memberikan respon positif.
Dengan kemampuan bersaing produk pabrikan ditingkat Nagari yang diolah sederhana dan alat yang manual.
Didampingi Sekretarisnya Dina Handayani. Adek, demikian ketua kelompok Barisa akrap disapa, mengakui produksi mereka masih terbatas tapi, buah karya mereka sudah mulai diminati orang rantau.
“Ya… Sudah mulai diminati oleh perantau dari Dumai (Riau), mereka memesan tidak dengan kemasan “Barisa”, melainkan melalui jerigen.
Wali Nagari Salo terpilih melalui Pemilihan Wali Nagari , Ali Amran, sangat memberikan apresiasinya dengan kreatifitas masyarakatnya kaum perempuan.
‘Buah karya anak Nagari harus mendapat perhatian. Kelompok emak-emak harus dibina secara berkelanjutan”, ujar Ali Amran.
“Saya menyadari keterbatasan usaha mereka, finansial mereka terbatas. Inilah kendala yang dihadapi . Kedepannya saya akan bicarakan dengan rang rantau dan Bupati Agam”, janji Ali Amran.
Padakesempatan yang sama Ali.Amran, menghimbau warganya agar memasyarakat kan produksi anak nagari dengan merk Barisa di dapur.
“Kalau ado punyo awak, manga pulo punyo urang nan di bali”, pesan Ali Amran pada warganya.(Yet ).

