IHSG Masih Punya Tenaga Naik, Mandiri Sekuritas Ungkap Kunci dan Sektor yang Perlu Dicermati

by

Jakarta, Semangatnews.com – Prospek pasar saham Indonesia kembali menjadi perhatian investor setelah Mandiri Sekuritas melihat masih adanya ruang penguatan indeks. Kondisi tersebut memberikan angin segar bagi pelaku pasar yang sebelumnya menghadapi berbagai tekanan dari sentimen global maupun domestik.

Pergerakan IHSG tidak dapat dilepaskan dari kondisi ekonomi secara keseluruhan. Kebijakan suku bunga, likuiditas, nilai tukar rupiah, arus dana asing, serta kinerja perusahaan menjadi sejumlah faktor yang dapat menentukan arah pasar dalam beberapa waktu ke depan.

Mandiri Sekuritas melihat pemulihan fundamental emiten mulai memberikan sinyal positif. Hasil kinerja semester pertama 2026 dinilai menunjukkan bahwa fundamental perusahaan lebih tangguh dibandingkan tekanan yang tercermin dari kinerja pasar sejak awal tahun.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi investor untuk kembali melakukan seleksi saham secara lebih agresif. Namun, pemilihan saham tetap perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sektor, kualitas fundamental, serta valuasi perusahaan.

Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian adalah potensi membaiknya likuiditas domestik. Ketika likuiditas meningkat, aset berisiko seperti saham berpeluang memperoleh dukungan karena investor memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan eksposur investasinya.

Selain faktor domestik, perkembangan pasar global juga memiliki pengaruh besar. Mandiri Sekuritas mencatat penurunan imbal hasil US Treasury dan melemahnya dolar Amerika Serikat dapat memberikan dukungan terhadap pasar obligasi Indonesia serta menjadi bagian dari sentimen yang perlu dipantau pelaku pasar.

Mandiri Sekuritas juga memberikan gambaran positif terhadap kelompok saham dengan likuiditas tinggi. Indeks yang terdiri dari 80 saham tersebut disebut masih memiliki potensi kenaikan sekitar 8 hingga 10 persen dari level saat ini.

Bagi investor, proyeksi tersebut dapat menjadi sinyal bahwa peluang belum sepenuhnya tertutup meskipun pasar tetap menghadapi volatilitas. Fokus terhadap sektor yang memiliki katalis kuat menjadi salah satu cara untuk menghadapi kondisi pasar yang bergerak dinamis.

Investor juga perlu memperhatikan bahwa penguatan indeks tidak otomatis membuat seluruh saham mengalami kenaikan. Rotasi sektor dapat terjadi ketika pelaku pasar memindahkan dana dari satu kelompok saham ke kelompok lainnya sesuai perubahan ekspektasi terhadap ekonomi dan kinerja emiten.

Oleh sebab itu, strategi investasi sebaiknya tidak hanya berorientasi pada mengejar kenaikan harga. Investor perlu menggabungkan analisis fundamental dengan perkembangan makroekonomi serta momentum pasar sebelum mengambil keputusan.

Mandiri Sekuritas melalui layanan risetnya secara berkala menyediakan analisis mengenai kondisi ekonomi dan pasar modal. Bagi investor, informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan tambahan, bukan sebagai jaminan terhadap hasil investasi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.