Mbappe Gagal Penalti, Real Madrid Tersandung Betis dan Rekor Sempurna Mourinho Ambyar

by

Jakarta, Semangatnews.com – Real Madrid gagal mempertahankan rekor sempurnanya di awal musim Liga Spanyol 2026/2027. Los Blancos secara mengejutkan kalah 0-1 dari Real Betis dalam laga pekan keempat yang digelar di Stadion La Cartuja, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Real Madrid sejak Jose Mourinho kembali menangani klub tersebut. Sebelumnya, Madrid sukses menyapu bersih tiga pertandingan awal dengan kemenangan atas Espanyol, Real Sociedad, dan Malaga.

Pertandingan menghadapi Betis sebenarnya berjalan sesuai harapan Madrid dalam hal penguasaan permainan. Tim tamu mampu menekan dan menghasilkan banyak peluang, tetapi dominasi tersebut tidak mampu dikonversikan menjadi gol.

Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain Madrid yang mendapat sorotan. Penyerang asal Prancis itu memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol, tetapi keberuntungan tidak berpihak kepadanya sepanjang pertandingan.

Kesempatan terbesar datang pada masa injury time. Madrid mendapatkan penalti setelah Vinicius Junior dilanggar di dalam kotak terlarang. Mbappe maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil dihentikan Alvaro Valles.

Kegagalan tersebut menjadi pukulan telak karena Madrid sedang mengejar gol penyeimbang. Jika penalti itu masuk, Los Blancos setidaknya bisa membawa pulang satu poin dari Sevilla.

Betis justru tampil efektif ketika kesempatan datang. Pada menit ke-81, Troy Parrott memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Courtois untuk mencetak gol yang kemudian menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan.

Mourinho tidak sepenuhnya puas dengan hasil pertandingan. Ia bahkan mempertanyakan bagaimana timnya bisa kalah setelah mampu mendominasi permainan dan menghasilkan banyak peluang. Menurutnya, performa Madrid sebenarnya cukup baik untuk meraih hasil lebih positif.

Pelatih asal Portugal tersebut juga melontarkan sindiran kepada Betis. Mourinho menilai tuan rumah bermain dengan pendekatan yang lebih berorientasi pada hasil imbang, tetapi akhirnya mendapatkan kemenangan berkat gol di menit-menit akhir.

Meski demikian, Mourinho tidak ingin menjadikan kegagalan penalti Mbappe sebagai kambing hitam. Ia tetap memberikan dukungan kepada sang penyerang dan menilai hasil pertandingan tidak semata-mata ditentukan oleh satu momen. Madrid secara keseluruhan memiliki banyak kesempatan tetapi gagal memanfaatkannya.

Kekalahan tersebut membuat Madrid kehilangan kesempurnaan sekaligus membuka persaingan klasemen La Liga. Los Blancos dan Betis sama-sama mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan, sementara Barcelona berpeluang mengambil posisi teratas apabila mampu memenangkan pertandingan berikutnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.