Intensitas Hujan Mulai Tinggi, BPBD Limapuluh Kota Minta Warga Waspada Terhadap Bencana Alam

oleh -

SEMANGATNEWS.COM- Beberapa waktu belakangan, intensitas hujan cukup tinggi untuk wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk antisipasi bencana alam, Kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir didampingi Kabid Kedaruratan dan Logisitik, Ramadinol menghimbau masyarakat untuk waspada jika terjadi bencana alam.

“dengan intensitas hujan dua minggu ini cukup tinggi, kami sudah mempunyai grup whatsapp dan memberikan informasi prakiraan cuaca. Selain itu juga sudah meminta kepada para jorong,Walinagari dan Camat untuk mengedukasi masyarakat jika terjadi bencana alam,” Ucap Ramadinol Jum’at, 3 September 2021.

Baca Juga:  Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo Sambangi Gebyar Vaksinasi Di Halaman Dinkes Limapuluh Kota

Selain itu, Kecamatan Harau dan Kecamatan Pangkalan yang merupakan jalan negara menuju ProvinsI Riau juga merupakan salah satu titik bencana alam longsor dan banjir. Untuk itu, BPBD Limapuluh Kota meminta kepada pengendara untuk berhati – hati dan apabila hujan cukup deras agar berhenti dan mencari tempat aman.

Umumnya, disetiap kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota merupakan wilayah rawan bencana alam. Diantaranya dinagari Taram Kecamatan Harau yang merupakan nagari yang dilintasi sungai sinamar, BPBD sudah menyiapkan satu unit perahu karet jika banjir datang. Selain itu, air bah dari gunung sago di Kecamatan Luak dan Kecamatan Lareh Sago Halaban serta tanah longsor dan banjir di Kecamatan Pangkalan.

Baca Juga:  Pemandangan Umum Fraksi Golkar Terhadap Ranperda APBD Kota Payakumbuh Tahun 2022

” Untuk Kecamatan Pangkalan, Ada tiga sungai yang meluap jika hujan tinggi. Yaitu Batang manggilang,Batang Samo dan Batang Maek. Jika hujan tinggi semalaman dikawasan itu, kenaikan air pasti akan tinggi,” Akhir Ramadinol. (ARYA)

No More Posts Available.

No more pages to load.