Jakarta, Semangatnews.com – Pelatih anyar Roberto De Zerbi membuat pernyataan mengejutkan setelah resmi menangani Tottenham Hotspur. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan, bahkan jika klub harus turun kasta ke Championship.
Pernyataan tersebut disampaikan De Zerbi di tengah kondisi sulit yang sedang dialami Spurs. Klub asal London Utara itu kini berada di papan bawah klasemen dan terancam degradasi dari Premier League.
De Zerbi menegaskan bahwa kontrak jangka panjang yang ia tanda tangani bukan sekadar formalitas. Ia menyebut tantangan di Tottenham sebagai salah satu yang terbesar dalam kariernya sebagai pelatih.
“Saya akan tetap menjadi pelatih Tottenham musim depan, apa pun yang terjadi,” ujar De Zerbi menegaskan komitmennya kepada klub barunya.
Pelatih asal Italia tersebut dikontrak selama lima tahun, sebuah sinyal kuat bahwa manajemen Spurs menginginkan proyek jangka panjang. Bahkan kontraknya disebut tidak memiliki klausul pelepasan jika tim terdegradasi.
Saat ini, Tottenham berada dalam situasi krisis performa. Mereka hanya unggul tipis dari zona degradasi dan belum meraih kemenangan dalam beberapa pertandingan terakhir.
De Zerbi pun sadar betul bahwa tugas utamanya dalam waktu dekat adalah menyelamatkan tim dari jurang degradasi. Ia menekankan pentingnya membangun kembali mentalitas pemain sebagai langkah awal kebangkitan.
Selain itu, ia juga menyatakan keyakinannya terhadap kualitas skuad yang dimiliki Spurs. Menurutnya, tim ini masih memiliki potensi besar untuk bangkit jika mampu menemukan kepercayaan diri.
Kehadiran De Zerbi diharapkan membawa perubahan signifikan, terutama dalam hal taktik dan gaya bermain. Ia dikenal dengan pendekatan menyerang dan penguasaan bola yang atraktif.
Namun, waktu menjadi tantangan terbesar. Dengan sisa pertandingan yang terbatas, De Zerbi harus bekerja cepat untuk mengangkat performa tim sekaligus menjaga stabilitas di ruang ganti.
Dukungan suporter juga menjadi faktor penting dalam misi penyelamatan ini. De Zerbi berharap para fans tetap memberikan energi positif bagi tim di tengah situasi sulit.
Kini, semua mata tertuju pada bagaimana De Zerbi menjalankan janjinya. Bertahan atau terdegradasi, pelatih asal Italia itu telah menunjukkan loyalitasnya untuk membangun masa depan Tottenham.(*)

