TULANG BAWANG, SEMANGATNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Verifikasi Faktual Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Senin (6/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses penilaian Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah (PKPD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Verifikasi faktual bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi riil pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang.
Kegiatan verifikasi hadir jajaran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, unsur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), akademisi, perwakilan mahasiswa, dunia perbankan, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta insan pers sebagai representasi pemangku kepentingan pembangunan daerah.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran objektif mengenai pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang memaparkan berbagai capaian pembangunan, inovasi daerah, serta implementasi perencanaan pembangunan yang telah dilaksanakan. Tim verifikator juga melakukan pendalaman terhadap berbagai indikator penilaian melalui diskusi dan klarifikasi bersama perangkat daerah serta para pemangku kepentingan.
Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tulang Bawang berperan sebagai koordinator dalam penyusunan data dan dokumen pendukung yang menjadi bahan penilaian. Sinergi antar perangkat daerah menjadi faktor utama dalam memastikan seluruh indikator pembangunan dapat disajikan secara akurat, terukur, dan akuntabel.
Melalui pelaksanaan verifikasi faktual ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berharap seluruh upaya pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memperoleh apresiasi melalui Penghargaan Kinerja Pembangunan Daerah Tahun 2026.
Lebih dari itu, proses ini menjadi momentum evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan daerah demi mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (ADV)

