Kadin Sumbar Temui Gubernur Mahyeldi Rasakan Krisis Ekonomi Imbas Covid-19

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat, Ramal Saleh menyampaikan, dampak pandemi Covid-19 pada perekonomian Sumbar mulai terasa. Padahal Sumbar sudah masuk zona kuning dan sudah menunjukkan tanda-tanda wabah melandai.

Namun ada masalah yang belum selesai, terutama di sektor perekonomian. Banyak aktivitas perdagangan, pariwisata, properti, hotel, dan resto mulai merasakannya.

Baca Juga:  Tujuh Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Hari Ini di Tanah Datar

“Kita semua tahu, saat ini kita dalam krisis kesehatan, kini sudah mulai terasa sebagai krisis ekonomi. Untuk perlu dilakukan upaya percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Ramal Saleh, Kamis (25/3/2021), di Aula Kantor Gubernur Sumbar.

Ketua Kadin Ramal Saleh menjelaskan, pertemuan dengan Gubernur Sumbar bersama beberapa lembaga asosiasi di Provinsi Sumbar membahas berbagai hal dalam percepatan dan upaya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di Sumbar.

Baca Juga:  Tim Penggerak PKK Lima Puluh Kota Sertijab Untuk Periode 2021-2024

“Kadin menggandeng Pemprov Sumbar untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam hal peningkatan ekonomi agar masyarakat sejahtera,” sebutnya.

Ramal Saleh menambahkan, pertemuan ini untuk mencari permasalahan yang dihadapi di masa pandemi Covid-19 ini dan mencari solusi yang bertujuan memulihkan ekonomi yang terpuruk saat ini.

Hal yang dibahas dalam pertemuan ini mengenai kebijakan baru pemerintah dalam penanganan pandemi, utamanya dalam kaitannya dalam menggerakkan dan memulihkan perekonomian nasional.

Baca Juga:  YOZARWARDI TERPILIH AKLAMASI KETUM LEMKARI SUMBAR

Pihaknya sebagai pengusaha, jelas Ramal Saleh akan mendukung pemerintah dalam menangani masalah yang diakibatkan pandemi COVID-19.