Karut- marut Pengadaan Hand Sanitizer di BPBD Sumbar; CV CBB 7 Hari Berdiri Langsung dapat Pesanan

oleh -

Karut- marut Pengadaan Hand Sanitizer di BPBD Sumbar; CV CBB 7 Hari Berdiri Langsung dapat Pesanan

SEMANGATNEWS.COM- Karut- marut pengadaan Handsanitizer di BPBD Sumbar, semakin terkuak dengan adanya LHP BPK RI Perwakilan Sumbar, tanggal 29 Desember 2020. Penyedia CV.CBB baru 7 hari berdiri langsung dapat pesanan dari OPD Sumbar.

Badan Pemeriksa Keuangan RI, Perwakilan Sumatera Barat mengindikasikan adanya pemahalan harga pengadaan Hand Sanitizer ukuran 100 ml dan 500 ml mencapai Rp 4.847.000.000,00.

Baca Juga:  Antisipasi Degradasi Lahan, RHL Diimplementasikan Dishut Sumbar di Panti Selatan

Salah satu isi Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Sumbar adalah penunjukan rekanan (Penyedia), yang tidak profesional.
Sebab, BPBD tidak mempertimbangkan apakah yang bersangkutan( penyedia) berpengalaman dalam pengadaan barang yang sejenis.

Hal ini berawal dari Koordinator Tim dan PA secara bersama-sama menunjuk seluruh Penyedia, hanya setelah membahas kesiapan/kesanggupan untuk menyediakan barang secara tepat waktu.

Baca Juga:  Sekretaris PWI Dharmasraya; Siap Sumbangkan Pikiran Untuk Kemajuan Daerah

Evaluasi terhadap Penyedia hanya sebatas pada kelengkapan surat-surat, tanpa menguji dokumen lain seperti akte pendirian dan ijin usaha. Penyediaan barang sesuai jumlah dan jangka waktu yang diminta, dan selanjutnya langsung diterbitkan surat pesanan.

Dokumen surat pesanan memuat antara lain tidak adanya uang muka dan pembayaran dilakukan secara sekaligus.

Kemudian, Koordinator Tim tanggal 10 Desember 2020 menjelaskan bahwa Penyedia yang dipilih adalah Penyedia yang menawarkan harga paling rendah dan dapat menyediakan barang dengan cepat.