Kasus Penggerebekan PSK Oleh Andre Rosiade, Andriansyah : Mungkin Niatnya Baik, Tapi Kurang Tepat

oleh -

Kasus Penggerebekan PSK Oleh Andre Rosiade, Andriansyah : Mungkin Niatnya Baik, Tapi Kurang Tepat

Semangatnews, Padang – Beberapa hari ini viral mengenai penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN di Sumatera Barat yang melibatkan Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade dengan menggunakan Michat pada Minggu (26/1).

Menanggapi kasus tersebut, Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H. selaku Advokat dan Akademisi Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini, berpendapat bahwa secara umum, niat Andre Rosiade baik untuk memberantas prostitusi di Sumatera Barat, namun cara untuk memberantasnya yang kurang tepat.

“Mungkin niatnya baik, namun caranya kurang tepat” Ujar Andriansyah pada Minggu (09/2).

Baca Juga:  Kalangan Pers Berduka, Henny Bendahara Umum PWI dan SMSI Kaltim Tutup Usia

Menurut Andriansyah, penggerebekan yang dilakukan oleh Andre tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku sebagaimana yang termaktum dalam Pasal 12 Peraturan KAPOLRI Nomor 14 tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindakan Pidana.

“Harusnya kalo memang niatnya ingin memberantas prostitusi, secara hukum, yang memiliki wewenang untuk melakukan penyelidikan itu polisi, jelas diatur dalam Pasal 12 Peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2012 tentang manajemen penyidikan tindakan pidana, itu untuk penyidikan dan penyamaran sudah diatur dalam peraturan tersebut,” Kata Andriansyah.

Baca Juga:  76 TAHUN Hari Listrik Nasional Diskon 50 % Hingga 20 Desember 2022

Seharusnya ketika ingin melakukan penggerebekan, Andre harusnya berkoordinasi dengan aparat hukum sesuai dengan tugasnya seperti penyamaran yang dilakukan oleh Polisi dan penggerebekan sendiri harusnya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

No More Posts Available.

No more pages to load.