Kehadiran Rizieq dan Pramono Warnai Reuni 212, Ribuan Massa Padati Monas

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat tampak dipenuhi lautan manusia saat Reuni 212 kembali digelar pada Senin malam. Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati area silang Monas untuk mengikuti rangkaian doa, zikir, serta agenda keagamaan lainnya. Suasana semakin semarak dengan hadirnya dua tokoh nasional, Habib Rizieq Shihab dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono tiba di lokasi sekitar pukul 20.33 WIB dengan mengenakan setelan baju putih dan kopiah hitam, yang langsung menarik perhatian peserta. Tak berselang lama, sorak dan lantunan selawat menggema menyambut kehadirannya. Sebelumnya, Habib Rizieq sudah hadir di panggung utama dan begitu disambut hangat oleh jamaah yang memadati area depan Monas.

Acara Reuni 212 tahun ini dimulai sejak pukul 17.00 WIB ketika massa dari berbagai wilayah mulai berdatangan. Banyak peserta membawa atribut bernuansa islami, seperti bendera, ikat kepala, hingga spanduk bertuliskan pesan-pesan moral dan solidaritas. Nuansa religius sangat terasa sejak pembukaan acara hingga menjelang malam.

Memasuki waktu isya, rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, zikir, muhasabah, serta salat gaib yang dipersembahkan untuk para korban bencana alam yang terjadi di Sumatera dan Aceh. Ribuan peserta tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian ibadah, banyak di antara mereka membawa sajadah dan perlengkapan salat lainnya.

Pada pukul 21.00 WIB, acara mencapai puncaknya ketika sejumlah tokoh memberikan sambutan dari panggung utama. Habib Rizieq menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya menjaga akhlak bangsa sekaligus menyerukan solidaritas bagi perjuangan rakyat Palestina. Sementara itu, Pramono Anung menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan persatuan dalam momentum besar seperti ini.

Kehadiran pejabat pemerintah di tengah ribuan jamaah menciptakan suasana campuran antara antusias dan penasaran. Namun seluruh rangkaian berlangsung tertib tanpa insiden berarti. Peserta tampak mengikuti arahan panitia dan aparat yang disiagakan khusus untuk pengamanan.

Lebih dari dua ribu personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya kegiatan. Jalan-jalan di sekitar Monas telah direkayasa sejak sore hari untuk menghindari kemacetan dan memberikan ruang bagi massa yang terus berdatangan. Rekayasa lalu lintas ini berjalan efektif hingga malam.

Panitia juga menyiapkan fasilitas tambahan seperti tempat wudhu portabel, area salat, serta pos kesehatan untuk mengantisipasi peserta yang mengalami kelelahan. Semua fasilitas ini membantu menjaga kenyamanan jamaah yang hadir hingga acara berakhir menjelang dini hari.

Solidaritas peserta menjadi pemandangan yang menonjol sepanjang acara. Banyak dari mereka saling berbagi makanan, air mineral, dan perlengkapan salat. Suasana kebersamaan tampak kuat di tengah kerumunan yang memenuhi seluruh area Monas.

Reuni 212 kali ini kembali menjadi ajang bagi umat untuk mempererat ukhuwah, menyampaikan aspirasi, serta menunjukkan rasa peduli terhadap sesama. Banyak peserta yang datang dari luar Jakarta mengaku sengaja hadir demi merasakan atmosfer kebersamaan dan untuk mendoakan bangsa.

Hingga acara berakhir, situasi tetap terkendali dan tidak ada laporan gangguan yang berarti. Aparat keamanan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, terutama ketika massa mulai meninggalkan lokasi menuju titik pulang masing-masing.

Dengan diwarnai kehadiran tokoh publik dan antusiasme ribuan warga, Reuni 212 tahun ini kembali menunjukkan bahwa gerakan tersebut masih memiliki daya tarik yang kuat. Monas menjadi saksi kebersamaan, doa, dan semangat moral yang kembali disuarakan oleh para peserta menjelang penutupan acara malam itu.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.