Jakarta, Semangatnews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa lembaganya akan bersikap kooperatif terhadap setiap proses penegakan hukum yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memastikan seluruh kebutuhan aparat penegak hukum akan didukung sesuai ketentuan yang berlaku.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu komitmen awal Sudaryono setelah resmi menerima amanah memimpin BGN. Ia menilai transparansi merupakan syarat utama agar program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memperoleh kepercayaan masyarakat.
Sudaryono mengatakan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada siapa pun dalam menjalankan tugasnya. Semua persoalan, termasuk jika berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum, akan diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, seluruh proses administrasi dan pengambilan keputusan di lingkungan BGN harus mengikuti sistem yang telah ditetapkan. Dengan demikian, setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun kepada publik.
Ia juga meminta seluruh jajaran BGN bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas. Budaya kerja yang bersih dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Program MBG yang kini menjadi perhatian pemerintah.
Sudaryono menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh pimpinan BGN berkomitmen menerapkan prinsip tidak memberi ruang terhadap praktik korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan. Komitmen tersebut menjadi pesan utama yang ia sampaikan setelah pelantikan.
Selain mendukung penegakan hukum, BGN juga akan memperkuat sistem pengawasan internal agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini. Evaluasi rutin akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola lembaga.
Program MBG yang memiliki cakupan luas membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, penyedia layanan, hingga mitra pelaksana. Oleh karena itu, penguatan sistem pengawasan dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Usai dilantik, Sudaryono langsung mengumpulkan jajaran pimpinan BGN dalam rapat internal. Ia menegaskan bahwa tidak ada waktu yang terbuang dan seluruh tim harus segera bekerja menjalankan agenda yang telah disiapkan.
Langkah cepat tersebut menunjukkan fokus kepemimpinan baru dalam memastikan seluruh program tetap berjalan sekaligus melakukan pembenahan terhadap aspek tata kelola. Pemerintah berharap proses transisi tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Ke depan, BGN menargetkan terciptanya sistem pengelolaan yang semakin transparan, akuntabel, dan profesional. Dukungan terhadap penegakan hukum dipandang sebagai bagian penting untuk menjaga keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.(*)

