Jakarta, Semangatnews.com – Program mudik gratis Lebaran 2026 masih menjadi andalan masyarakat Indonesia yang ingin pulang kampung dengan aman dan hemat. Sejumlah inisiatif dari BUMN, pemerintah daerah, dan pihak swasta masih membuka pendaftaran untuk rute perjalanan utama di Pulau Jawa hingga Sumatera, meskipun waktu pendaftaran tinggal sedikit lagi.
Salah satu program yang menarik minat masyarakat adalah Mudik Gratis Jasa Marga 2026, yang resmi membuka pendaftaran sejak 25 Februari 2026 secara daring. Pendaftaran dilakukan lewat situs resmi, dengan keberangkatan diperkirakan pada 15 Maret dari Jakarta ke sejumlah kota besar di Jawa seperti Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.
Program ini menyediakan fasilitas lengkap bagi peserta, termasuk konsumsi, goodie bag, buku bacaan anak, dan uang saku. Kuota terbatas membuat calon pemudik disarankan mendaftar segera agar tidak kehabisan tempat, karena biasanya pendaftaran cepat penuh setiap tahunnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, membuka program mudik gratis dengan jangkauan tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga lintas Sumatera bagi warga yang akan merayakan hari raya di kampung halaman mereka. Pendaftaran dilakukan secara online dan tujuan akhir akan mencakup sejumlah kota di dua pulau besar tersebut.
Pemkab Tangerang menegaskan bahwa pendaftaran bersifat umum tetapi tetap mengutamakan warga ber-KTP daerah setempat. Syarat seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) diperlukan untuk verifikasi sebelum pendaftaran dianggap sah.
Program mudik gratis yang masih buka ini merupakan kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung kelancaran tradisi tahunan masyarakat Indonesia. BUMN lain seperti PLN dan Askrindo juga diketahui membuka pendaftaran rute pulang kampung yang mencakup banyak kota di Jawa dan Sumatera.
Beberapa rute tersedia melalui jalur darat yakni bus yang melintasi tol Trans Jawa, serta kemungkinan moda tambahan seperti kereta api dan kapal laut sesuai penyelenggara program masing-masing.
Antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis ini terbilang tinggi, terutama di kalangan pekerja perantau yang mengincar solusi pulang kampung tanpa biaya transportasi besar di musim Lebaran.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaporkan bahwa kuota mudik gratis dari pihaknya masih tersisa ratusan kursi, terutama untuk rute populer seperti Bandung–Sukabumi dan Bogor–Pelabuhan Ratu. Masyarakat di kawasan Jawa Barat juga bisa mendaftar melalui aplikasi Sapawarga sebelum kuota habis.
Beberapa fasilitas tambahan seperti asuransi perjalanan dan pendampingan medis juga disiapkan dalam beberapa program guna memastikan perjalanan pemudik aman dan nyaman.
Meski pendaftaran masih dibuka hingga akhir Februari atau awal Maret 2026, masyarakat diimbau untuk tidak menunda karena jumlah kuota sangat terbatas dan setiap tahun ramai peminatnya.
Tradisi mudik menjelang Lebaran tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia, dan program mudik gratis ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman di perjalanan jauh mereka menuju keluarga tersayang.(*)
