Kipang Kacang H. Anas, Dimana Kabarmu Kini..?

by -

Kipang Kacang H. Anas, Dimana Kabarmu Kini..?

Semangatnews, Padang – Bagi kamu penyuka makanan manis, cemilan yang satu ini gak boleh di lewatkan. Kipang kacang ini terbuat dari kacang yang diaduk dengan lelehan gula tebu. Pas banget buat cemilan kamu yang lagi kerja atau sekedar santai beristirahat dan ini merupakan makanan khas minang- Sumatera Barat.

Hal ini diungkap Nasrul Anas, SH penerus usaha kipang H. Anas yang beralamat jln. Batang Sikaladi no 30 / jln. Ki Mangunsarkoro no. 84 Padang, disela-sela kesibukan sehari-hari, Senin (22/7/2019).

Nasrul Anas yang lebih akrab dipanggil “Anin” juga menambahkan, bagi orang-orang minang dahulu kipang kacang ini juga merupakan adat dibeberapa daerah sebagai makanan perabung, setelah makan besar. Dan juga makanan kipang dinikmati sebagai makanan santai keluarga.

” Kipang H. Anas berdiri sejak tahun 1967, sebagai usaha guna menambah pendapatan keluarga. Pasaran mulanya rumahan saja dan baru mulai masuk pertokoan tahun 2000an. Kemudian sejak tahun 2010 tidak lagi dipasarkan dan sekarang sudah membuka Outlet (gerai) sendiri di Mangunsakoro”, ujar Anin.

Anin mengungkapkan lebih lanjut, Kipang H. Anas ini dimulai pemasaran dengan sistim enceran ke warung-warung. Dan pada tahun 1980-an di Kota Padang, makanan cemilan kipang kacang, kipang pulut dan kipang emping ada tempat yang cukup populer dan sangat ternama “Kipang H. Anas”, sebagai satu-satu makanan cemilan Sumatera Barat yang standar gizi maksakan istana negara di zaman presiden Soeharto.

Ada suatu peristiwa penting pada tahun 1983 yaitu, peresmian pembangunan pabrik Indarung 3 PT. Semen Padang. Dimana saat itu rombongan istana menginginkan adanya makanan cemilan daerah yang akan dicicip oleh Bapak Presiden dan rombongan kala itu dalam acara peresmian itu.

Tim Sumatera Barat mengusulkan Kipang Kacang H. Anas membuatkan kipang kacang sebagai cemilan khas daerah yang akan dicicipi dan dinikmati presiden dan rombongan untuk acara tersebut.

“Untuk diketahui soal makanan dan tim istana negara sangat ketat dalam menjaga keseimbangan dan kesehatan presiden. Makanya pada saat kipang kacang sibuat tim kesehatan dan gizi presiden melihat secara langsung pembuatan mulai dari proses awal sampaik akhir. Hingga makan itu dinyatakan layak saji untuk presiden dan rombongan”, kenang Anin sebagai pelaku langsung pembuatan kipang H. Anas saat itu.

Setelah peristiwa barulah kipang H. Anas amat populer, banyak dikunjungi langsung ke rumah sebagai oleh-oleh dibawa ke Jakarta, Malaysia, Singapura atau kedaerah lainnya di Indonesia.

Namun sering waktu pasca reformasi dan gempa 2009, karena ada perkembangan pasar dinamika makan cemilan Sumatera Barat, terutama sanjai, makanan rendang kering dan lain-lain dalam kemasan. Kipang H.Anas tidak terdengar lagi heboh seperti dahulunya padahal produksi kipang H. Anas masih tetap produktif hingga hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.