Jakarta, Semangatnews.com – Laga panas antara Tottenham Hotspur dan Liverpool di Liga Inggris menyisakan kontroversi usai peluit panjang dibunyikan. Manajer Tottenham secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dan VAR yang dinilai keliru dalam mengesahkan gol kedua Liverpool.
Pertandingan yang berlangsung ketat itu berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Liverpool. Namun hasil akhir justru dibayangi perdebatan setelah gol kedua tim tamu dianggap bermasalah oleh kubu Tottenham.
Manajer Tottenham menilai gol tersebut seharusnya tidak sah karena adanya kontak yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap pemain bertahannya. Menurutnya, situasi itu layak ditinjau ulang oleh VAR, tetapi keputusan akhir justru tetap mengesahkan gol.
Ia menyebut wasit di lapangan dan tim VAR gagal menjalankan tugasnya secara maksimal. Keputusan tersebut dinilai tidak konsisten dengan banyak insiden serupa yang sebelumnya kerap berujung pada pembatalan gol.
Kekecewaan semakin terasa karena Tottenham harus bermain dalam kondisi sulit sepanjang pertandingan. Tim tuan rumah kehilangan pemain setelah menerima kartu merah, sehingga harus berjuang ekstra keras menghadapi tekanan Liverpool.
Meski demikian, Tottenham sempat memberikan perlawanan dengan mencetak gol balasan yang membangkitkan harapan. Atmosfer stadion memanas ketika Spurs berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir.
Manajer Tottenham mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tetap tampil penuh semangat meski berada dalam situasi tidak menguntungkan. Ia menilai timnya layak mendapatkan hasil lebih baik dari pertandingan tersebut.
Di sisi lain, Liverpool tetap fokus pada hasil akhir. Kemenangan ini menjadi tambahan tiga poin penting bagi The Reds dalam persaingan di papan atas klasemen Liga Inggris.
Namun kontroversi tersebut memicu reaksi dari para pendukung Tottenham. Banyak suporter merasa keputusan wasit dan VAR telah memengaruhi jalannya pertandingan secara signifikan.
Perdebatan soal penggunaan VAR kembali mencuat setelah laga ini. Sejumlah pengamat menilai teknologi tersebut belum sepenuhnya menghilangkan polemik, terutama dalam situasi yang bersifat interpretatif.
Manajer Tottenham berharap otoritas sepak bola Inggris melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja wasit dan VAR. Ia menegaskan kritik yang disampaikannya bertujuan untuk perbaikan, bukan sekadar meluapkan emosi.
Dengan hasil ini, Tottenham harus segera bangkit untuk laga berikutnya. Sementara itu, kontroversi keputusan wasit di pertandingan melawan Liverpool dipastikan masih akan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola.(*)
