Kunjungan dan Minat Masyarakat Belajar Membatik Ke Canting Buana Cukup Tinggi

oleh -
Pimpinan Sanggar Batik Canting Buana Kreatif, Widdiyanti -- Foto : Muharyadi

SEMANGATNEWS.COM, PADANG PANJANG – Hingga minggu kedua Desember 2022 ini, kunjungan masyarakat dari berbagai daerah kota/kabupaten di Sumatera Barat ke Sanggar Batik Canting Buana Kreatif Padangpanjang Jalan Bangdes II RT X, 69, Padangpanjang setiap harinya cendrung terus meningkat.

Peningkatan tersebut diantaranya untuk kegiatan belajar membatik maupun eko print sebagai salah satu karya seni dalam ranah industri kreatif, mulai dari proses pembuatan desain, memindahkan desain, proses mencanting, pencelupan hingga pejemuran sampai finishing.
Menurut pimpinan Sanggar Batik Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, dosen seni kriya ISI Padangpanjang dan pencetus lahirnya eko print di Sumatera Barat serta instruktur batik nasional itu, saat ditemui jumat sore (9/12/22) menjelaskan, tingginya animo masyarakat belajar membatik dan eko print, karena ia bersama tim selalu memberi ruang kepada masyarakat untuk belajar membatik dan eko print.
Diantara pengunjung terdapat para pelajar mulai anak-anak, remaja usia sekolah, mahasiswa, kalangan ibu-ibu Dharma Wanita, anggota Tim PKK, instansi pemerintah dan swasta dan lainnya dari berbagai daerah termasuk tamu sejumlah provinsi di luar Sumatera Barat, jelas Widdiyanti.

Bahkan ada diantara dari daerah terdekat seperti Jaho Padang Panjang dan Tanah Datar beberapa orang sengaja pulang pergi setiap harinya untuk belajar membatik dan eko print setiap harinya.

Sekumpulan siswa salah satu SMK Sumbar sedang mengolah desain batik di Sanggar Batik Canting Buana. — Foto : Muharyadi

Alhamdulillah mereka sudah banyak mahir membatik, apalagi tiga penyangdang disabilitas yang ada di Canting Buana seperti Iqbal, Noval dan Ridho ini sudah bisa dilepaskan bekerja sendiri hingga menghasilkan karya jadi batik seni.

Selain memberi ruang kepada para tamu yang datang ke sanggar untuk belajar membatik, pihaknya juga memberi apresiasi kepada setiap tamu yang datang, guna mendalami beragam motif ragam hias Minangkabau yang kaya dengan nilai-nilai filosofis dan syarat makna sebagaimana yang dihasilkan pihak sanggar selama ini, ujar Widdiyanti.

Penambahan Ruang Edukasi Belum Terwujud

Keinginan untuk mengembangkan lokasi tempat latihan membatik bagi masyarakat yang ingin belajar membatik maupun eko print di Sanggar Canting Buana Kreatif sampai akhir tahun 2022 belum sepenuhnya terwujud. Terutama terkait perluasan lokasi latihan bagi masyarakat yang ingin belajar membatik dan eko print.

Diantara ibu-ibu PKK sedang s serius belajar membatik — Foto : Muharyadi

Bahkan di awal tahun 2022 silam Sanggar Canting Buana memperoleh lahan kosong berupa tanah seluas 500 meter dalam bentuk “pinjam pakai” dari Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bukitsuruangan Padangpanjang yang akan dijadikan “Balai Latihan” semi permanen sebagai ruang edukasi di Padang Sarai Gang Manunggal Jl. Sutan Syahrir Gang Manunggal No. 69 RT X Kelurahan Silaiang Bawah, Kecamatan Padangpanjang Barat, Padang Panjang. Tapi hingga saat ini belum digarap karena untuk pembangunannya membutuhkan dana yang tidak kecil untuk itu.

Ketua DPRD Sumbar, Supardi, sedang berdiskusi dengan pimpinan Sanggar Canting Buana Kreatit,      Widdiyanti dalam suatu kesempatan pameran baru-baru ini -- Foto : MuharyadiNota kesepahaman “pinjam pakai” tanah ulayat nagari seluas 500 meter persegi bernomor : 01/PERJ/KANBS-Widdiyanti/1/22 itu rencannya dijadikan “Balai Latihan” batik dan ekoprint, Bukit Suruangan itu ditandatangani ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bukitsuruangan Padang Panjang, Faiz Fauzan El Muhammady DT. Bagindo Marajo dengan pimpinan Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, hingga kini masih kosong.

Mudah-mudahan jika Sanggar memperoleh bantuan dari sponsor, akan kerjakan sesegera mungkin Balai Latihan batik dan eko print sesegera mungkin mengingat tingginya animo masyarakat untuk belajar dan mendalami seni batik dan eko print sebagai bagian budaya baru di Minangkabau, ujar Widdiyanti. (Muharyadi)

No More Posts Available.

No more pages to load.