SEMANGANGATNEWS JAKARTA-Inna lillahi wa inna ilaihirojiun. Sumbar kehilangan putra terbaiknya bernama Ir.Hediyanto W.Husaini. Ia meninggal Rabu dini hari sekitar pukul 01.45 di rumah duka Villa Pondok Indah Blok E/23,Tanah Kusir Jakarta.
Belum ada informasi yang akurat apa penyebab Ia meninggal, tetapi kolek di Padang sangat terkejut.
“Kita kehilangan putra terbaik Sumbar yang sangat berjasa dalam pembangunan infrastruktur jalan di Sumbar. Banyak buah tangan pak Hediyanto itu untuk pembangunan Sumbar,” kata Maspul melalui WA grup PWI menyampaikan rasa duka.
Maspul yang pernah menjadi pimpinan DPRD Sumbar, sangat tahu persis apa yang dilakukan Pak Hediyanto. Meskipun sudah ditaruk ke pusat namun tetap peduli dengan Sumbar. Jasa gemilang beliau adalah jalan layang kelok 9, jalan Sicincin-Malalak, jalan alternatif se aliran pantai di Sumbar. Kita sungguh kehilangan,”ujar Maspul. Jenazah ba’da zuhur dikebumikan di Jakarta.
RIWAYAT
Hediyanto menamatkan sekolah mulai dari SD sampai SMA di Padang sebelum melanjutkan kuliah di ITB. Ia lama berkarir di lingkungan PU Sumbar. Mulai dari Kepala Seksi Jalan Dinas PU Sumbar, kasubdin Bina Program Dinas PU Sumbar, Kepala Dinas PU Bina Marga Sumbar, Kepala Dinas Prasarana Jalan Sumbar. Tugas-tugas tersebut diembannya sejak 1990 sampai 2006.
Selanjutnya Hediyanto dipercaya oleh Gubernur Gamawan Fauzi menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar. Setahun kemudian Hediyanto ditarik ke pusat menjadi Direktur Jalan & Jembatan Wilayah Barat Ditjen Bina Marga Departemen PU, kemudian menjadi Kepala Pusat Kajian Strategis Setjen Kementerian PU dan Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian PU dan kini dipercaya menjadi Dirjen Bina Marga.(semngtnews)
