Memaknai Safari Jum’at Wakil Walikota Hendri Septa

oleh -

Memaknai Safari Jum’at Wakil Walikota Hendri Septa

Oleh : Syaharman Zanhar, S.Sos — Ketua Badan Pengurus Masjid Asy- Syahidin

Wakil Walikota Padang Hendri Septa, BBus, menjadi khatib Jum’at di Masjid Asy Syahidin (dulu Mesjid Pahlawan, Pen) di Jalan S.Parman, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang 11 September 2020. Mengapa pula Wakil Walikota ini, menjadi khatib? Untuk apa pula dia jadi khatib? Pencitraankah? Apa yang mau dicitrakannya, mau jadi calon gubernur pulakah dia? Atau hanya sekedar cari panggung.

Pertanyaan dan sekaligus pernyataan tersebut, tidak boleh dialamatkan kepada Hendri Septa anak muda yang mendampingi buya H. Mahyeldi Ansyarullah sebagai Walikota Padang periode kedua.

Periode pertama pendamping Mahyeldi adalah Ir. Emzalmi. MM sebagai Wakil Walikota Padang yang kemudian dikalahkan Mahyeldi dalam Pilkada tahun 2019. Apakah Herndri Septa ingin mewarisi kepiawaian Mahyeldi jadi Ustad..?

Lalu mengapa Hendri Septa menjadi Khatib Jum;at. Sepertinya pertanyaan ini memang butuh jawaban dan penjelasan konkrit. Masjid Asy Syahidin adalah mesjid ke sepuluh, yang dikunjungi Wakil Walikota Padang Hendri Septa, dalam Safari Jum’atnya.

Tiap kecamatan baru 1 mesjid yang berhasil didatanginya, artinya ia sudah bersafari Jum’at mengunjungi sepuluh kecamatan dalam kota Padang dalam tahun 2020 ini. Insya Allah, menjelang akhir tahun ini lengkap berkunjung di sebelas masjid dalam 11 kecamatan. Nanti dilanjutkan di tahun 2021 dan kembali keputaran awal. Digilir, gitu.

Pertanyaan pertanyaan dan pernyataan tersebut, kadang menjadi miris, dan adakalanya berbau sinis. Menjadi Khatib Jum’at bukan urusan pejabat, seperti Walikota atau Wakilnya.

Urusan Walikota dan wakilnya, adalah urusan pemerintahan, memikirkan kesejahteraan rakyat, membangun kota, menyelesaikan persoalan persoalan, sosial, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, masalah umat beragama dan tetek bengek lainnya. Kalau urusan Khatib Jum’at itu adalah urusan, juru dakwah, khatib, ustad, alim ulama dan da’i.