Jakarta, Semangatnews.com – Real Madrid menunjukkan perkembangan menjanjikan dalam laga pramusim setelah mengalahkan Schalke dengan skor telak 3-0. Namun, bagi Jose Mourinho, kemenangan tersebut belum menjadi akhir dari proses karena skuad Los Blancos masih harus dibentuk menjadi tim yang lebih kompak.
Pertandingan di Veltins Arena pada Minggu (16/8/2026) menjadi salah satu penampilan terbaik Madrid selama rangkaian uji coba. Kylian Mbappe, Dean Huijsen, dan Carlos Espi masing-masing menyumbangkan gol untuk memastikan kemenangan tim tamu.
Hasil tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan yang sedang dikerjakan Mourinho sejak mengambil alih tim. Pelatih asal Portugal itu terus mencoba berbagai kombinasi pemain untuk mendapatkan formula yang paling sesuai dengan gaya bermain yang diinginkannya.
Mourinho menyadari Real Madrid memiliki banyak pemain dengan kemampuan individu luar biasa. Namun, menurutnya, kumpulan pemain berkualitas belum tentu otomatis menghasilkan sebuah tim yang kuat tanpa adanya kerja sama dan organisasi permainan yang baik.
Karena itu, Mourinho menjadikan pembangunan kekompakan sebagai salah satu prioritas utama. Ia ingin setiap pemain memahami tugasnya sekaligus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan rekan setim di atas lapangan.
Pendekatan tersebut membuat Mourinho tidak ingin terlalu banyak membahas performa pemain secara individual. Baginya, perkembangan Madrid sebagai sebuah kesatuan jauh lebih penting dalam tahap pramusim seperti sekarang.
“Saat ini, sulit untuk membicarakan individu secara terpisah karena kami sedang berkembang sebagai sebuah tim,” kata Mourinho kepada Real Madrid TV.
Kemenangan atas Schalke menjadi modal penting karena Madrid mampu mencetak tiga gol tanpa kebobolan. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan adanya peningkatan dibandingkan beberapa pertandingan uji coba sebelumnya yang masih diwarnai eksperimen taktik.
Mourinho masih harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan sebelum musim resmi bergulir. Salah satunya adalah menentukan komposisi pemain utama, membangun keseimbangan antarlini, serta memastikan para pemain bintang dapat menjalankan peran masing-masing tanpa mengganggu struktur tim.
Tantangan Mourinho semakin besar karena Real Madrid dituntut untuk selalu bersaing di level tertinggi. Ekspektasi terhadap klub sebesar Los Blancos membuat hasil pramusim tidak cukup untuk menjadi ukuran keberhasilan proyek baru tersebut.
Meski begitu, perkembangan positif dalam laga melawan Schalke memberikan alasan bagi Mourinho untuk tetap optimistis. Dengan waktu persiapan yang tersisa, ia akan terus menyempurnakan skuad sebelum memasuki kompetisi resmi dan berusaha mengubah kumpulan pemain berbakat Real Madrid menjadi sebuah unit yang solid serta kompetitif.(*)

